Berita Terbaru :
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Sutiaji: Tingkat Kedisiplinan Warga Untuk Pakai Masker Semakin Tinggi
   

Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
Covid-19  Minggu, 31-05-2020 | 18:36 wib
Reporter : Selvy Wang
Suban Wahyudiono, Kepala Pelaksana BPBD.
Surabaya pojokpitu.com, Pasca terjadinya polemik antara Pemprov Jawa Timur dan Pemkot Surabaya karena adanya salah paham. Dua unit mobil combat laboratorium, bio safety yang sebelumnya beroperasi di Tulungagung dan Lamongan, kini sudah berada di Surabaya dah sudah melayani warga yang melakukan swab PCR. Rencananya, Kamis minggu depan satu unit mobil lagi akan datang dan ditempatkan di Kota Surabaya.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur Subhan Wahyudiono, saat jumpa pers di gedung negara Grahadi Surabaya. Ia memastikan dua unit mobil kombat laboratorium bio safety, sudah berada di Kota Surabaya dan sudah beroperasi melakukan pengambilan sampel darah warga yang dipusatkan di Gelanggang Olah Raga Pancasila di kawasan Jalan Indra Giri dan satunya di Kelurahan Karah Surabaya.
 
Karena membutuhkan banyak unit mobil untuk tes swab PCR, dalam waktu dekat akan BNPB akan menambah satu lagi , yang rencananya Kamis mendatang akan datang di Surabaya. "BPBD Jawa Timur sendiri mengajukan 15 lagi tambahan mobil kombat laboratorium yang akan disebar di seluruh Jawa Timur," tutur Suban Wahyudiono, Kepala Pelaksana BPBD.
 
Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa, mengaku menempatkan mobil combat di Tulungagung karena angka PDP di Tulungagung yang meninggal dunia sangat banyak, yang mencapai 175 orang, sehingga mobil  harus digeser ke kabupaten tersebut melalui gugus tugas penanganan covid-19 Jawa Timur yang diketuai Dokter Joni Wahyuhadi.

"Selain itu, Kota Surabaya sendiri mempunyai 7 lab pemeriksaan, dibanding Kabupaten Tulungagung yang belum memiliki, " tutur Khofifah Indar Parawansa, Gubenur Jatim.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, Walikota Surabaya mengaku kesal dan marah, karena mobil combat laboratorium digeser ke Tulungagung, sementara warga Kota Surabaya banyak yang terpapar virus corona. Namun saat dibutuhkan mobil tidak ada di Surabaya.(end)
 


Berita Terkait

Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
Berita Terpopuler
Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Peristiwa  5 jam

Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  4 jam

Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Peristiwa  3 jam

Sutiaji: Tingkat Kedisiplinan Warga Untuk Pakai Masker Semakin Tinggi
Malang Raya  6 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber