Berita Terbaru :
Garuda Beri Diskon 45 Persen Penerbangan Domestik, Cek Rutenya di Sini
Jangan Dibuang, Buktikan 3 Manfaat Teh Celup Untuk Kecantikan Kulit
Ada 6 Pegawai Positif Covid 19, PN Surabaya Kembali Ditutup
Simak 3 Kunci Sukses Adele Turunkan Berat Badan Hingga 45 Kg
Walikota Surabaya Minta Bantuan Rp 700 Miliar Untuk Akses GBT
Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Banyak yang Belum Tahu Arti Sebenarnya Warna Lampu Lalu Lintas
Menikah Kali Ke 4 di Tahanan, Napi Ini Disaksikan Tiga Mantan Istrinya
Kurikulum Darurat Sudah Terbit, Guru Tidak Perlu Bingung dalam PJJ
   

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Mataraman  Minggu, 31-05-2020 | 16:10 wib
Reporter : Edwin Adji
Pacitan pojokpitu.com, Nasib naas dialami oleh satu keluarga asal Kecamatan Sudimoro Pacitan. Saat tengah asyik memancing di laut, tiba-tiba gelombang besar menerjang mereka. Atas kejadian tersebut, satu orang telah ditemukan meninggal dunia, sementara satu orang hilang.

Gelombang besar yang terjadi di perairan Pacitan dalam beberapa hari terakhir menelan korban jiwa. Insiden laka laut ini menimpa satu keluarga asal Kecamatan Sudimoro Pacitan. Saat keluarga yang terdiri dari 3 orang tersebut asyik memancing di Pantai Watu Lungguh,Dusun Tawang Kulon,Desa Sidomulyo, Sudimoro Pacitan pada Sabtu sore, tiba-tiba gelombang besar menerjang mereka.

Dengan kejadian ini, dua orang di laporkan terjebur ke laut, sementara satu orang berhasil selamat dan hanya mengalami luka-luka.
"Dalam insiden ini, sang ibu atas nama Putri Dwi Astuti, berhasil dievakuasi oleh nelayan setempat dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Sementara sang ayah atas nama Yuwono, hingga saat ini masih dinyatakan hilang," kata AKP Nursalim, Kapolsek Ngadirojo.

Hingga minggu siang, Tim SAR yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri dan masyarakat masih melakukan terhadap jasad korban. "Dua kapal nelayan dikerahkan dalam pencarian tersebut di sekitar titik lokasi kejadian. Sementara beberapa relawan juga memantau dari jalur darat," ungkap Eko Aprianto, Komandan SAR.

Cuaca buruk dan gelombang tinggi menjadi penghambat petugas dalam melakukan pencarian korban. Sesuai dengan SOP, pencarian korban akan dimaksimalkan hingga 7 hari ke depan.(end/VD:YAN)

Berita Terkait

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang

Laka Laut Kapal Penyebrangan Pulau Gili Ketapang, Muatan Ikan Tenggelam

Hendak Snorkeling, Salah Satu Rombongan Wisatawan Asal Gresik Terseret Ombak Pantai Lenggoksono

Banyak Kecelakaan di Laut, Ratusan Jaket Pelampung Dibagikan ke Nelayan Hingga ABK
Berita Terpopuler
Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Politik  5 jam

Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Metropolis  6 jam

Kurikulum Darurat Sudah Terbit, Guru Tidak Perlu Bingung dalam PJJ
Pendidikan  9 jam

Menikah Kali Ke 4 di Tahanan, Napi Ini Disaksikan Tiga Mantan Istrinya
Rehat  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber