Berita Terbaru :
Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Jelang Idul Adha, Harga Kambing di Tuban Merangkak Naik
Teka Teki Partai PPP di Pilkada Sumenep Belum Jelas
Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Pemkab Ancam Tutup Lagi Lokasi Wisata Yang Tidak Paruh Protokol Kesehatan
   

Pemprov Bantah Bantuan Mobil PCR Dari BNPB Khusus Kota Surabaya
Metropolis  Sabtu, 30-05-2020 | 11:01 wib
Reporter : Selvy wang
Dr Joni Wahyuhadi , Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Jatim
Surabaya pojokpitu.com, Pemprov jatim memastikan mobil PCR dari BNPB sejak awal sudah diberikan pada Pemprov, untuk digunakan di wilayah yang kasus penularan covid 19 tinggi. Sehingga mobil tersebut harus berpindah-pindah melakukan pemeriksaan dan bukan hanya di surabaya saja.

Pernyataan ini untuk menjawab keberadaan mobil PCR dari oleh BNPB yang dimasalahkan oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Menurut Ketua Tim Koordinator Rumpun Tugas Logistic, Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur, Subhan Wahyudiono, bahwa bantuan dua unit mobil PCR itu dari awal memang diserahkan pada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, untuk menangani pasien covid-19 di wilayah yang penularannya tinggi.

"Sehingga salah jika Walikota Surabaya mengklaim bahwa mobil PCR itu khusus ditujukan untuk Kota Surabaya saja, melainkan  digunakan mobile  atau berpindah-pindah untuk melakukan tes swab di wilayah yang jumlah pasien covid-19 tinggi selain Surabaya," kata Subhan.

Subhan menambahkan, mobil PCR tersebut telah tiba di Surabaya pada  28 Mei pagi. Sepanjang hari itu langsung dioperasikan untuk masyarakat di Kabupaten Sidoarjo. Selanjutnya, sepanjang hari pada 29 Mei, dua unit mobil laboratorium tersebut dioperasikan untuk masyarakat di Lamongan dan Tulungagung.

"Kenapa harus sampai Tulungagung, karena memang butuh bantuan yang harus dilayani. Di Tulungagung PDP tertinggi nomor dua di Jatim. 588 pasien, 172 pasien meninggal dalam status PDP sebelum sempat diswab," tabah Subhan.

Sementara itu dr Joni Wahyuhadi , Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Jatim, menjelaskan bahwa
tugas mobil PCR ini cukup berat. Dalam satu hari mampu melakukan hingga 600 tes swab .

"Satu mobil sampai malam hari ini belum pulang. Karena di Lamongan banyak yang harus dilayani. Swabnya bisa 600 sehari, dan itu capek betul. Tiga jam itu selesai 25. Jadi kita juga harus melihat kemampuan petugasnya," tambah dr Joni. 

Sebelumnya , seperti diketahui Walikota Surabaya Tri Rismaharini marah karena mengetahui bantuan mobil PCR dari BNPB harus digeser ke wilayah lain. (pul)


Berita Terkait

Kapasitas Pemeriksaan Tes Usap Mobil PCR BNPB di Surabaya Ditambah

Manfaatkan Mobile PCR, Ratusan Petugas Medis dan Masyarakat Tulungagung Diuji Swab

Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya

Pemprov Bantah Bantuan Mobil PCR Dari BNPB Khusus Kota Surabaya
Berita Terpopuler
Pemkab Ancam Tutup Lagi Lokasi Wisata Yang Tidak Paruh Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  6 jam

Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber