Berita Terbaru :
Tes Swab Kedua, 20 Pegawai Puskesmas Banyu Urip Dinyatakan Negatif
Kejari Tunggu Pelimpahan Tahap 2 Kasus Watu Dakon
Total 122 Karyawan Petrokimia Group Ditemukan Positif Covid 19
GPD Minta YKP Surabaya Dibubarkan
Ketua DPRD Sayangkan MPLS Tatap Muka SMPN 4
Kurang Hati-Hati Saat Bermain, Bocah 13 Tahun Jatuh ke Sumur
Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Penumpang Tewas di Dalam Bus, Evakuasi Dengan Protokol Covid-19
Petugas BPCB Eskavasi Struktur Bangunan Kaki Candi Kerajaan Kuno
Xenia Tabrak Warung Karena Sopir Berhalusinasi
Mobil Minibus Berisi Puluhan Jerigen BBM Terbakar di SPBU Pamekasan
Tak Tahan Dirawat, Pasien Covid-19 Pilih Kabur
Liga 1 Restart, Madura United Pastikan Tetap Berkandang di Pulau Garam
Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Meminimalisir Tatap Muka, MPLS Dengan Sistem Drive Thru
   

Pemkab Sidoarjo Sewa 2 Hotel Untuk Isolasi Pasien OTG Covid 19
Metropolis  Kamis, 28-05-2020 | 08:12 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Pemkab Sidoarjo kembali berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pasalnya kasus covid-19 belum menunjukkan penurunan pada pemberlakuan PSBB tahap 2 yang berakhir kemarin, 25 Mei 2020.

Pada PSBB tahap 3 kali ini Pemkab Sidoarjo akan menerapkan PSBB berbasis desa. Setiap desa diberi kewenangan untuk menangani pencegahan penyebaran virus korona. Sementara itu, Pemkab sudah menyewa dua hotel di Sidoarjo sebagai tempat isolasi,kusus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Penguatan pencegahan penyebaran covid-19 dilakukan di desa, filterisasi serta edukasi covid-19 dilakukan di masing-masing desa, bahkan titik-titik cek point yang tersebar dijalan protokol akan diarahkan ke desa.
 
Pemerintah desa lebih tegas pada penerapan PSBB tahap tiga kali ini, baik pada  filterisasi maupun edukasi pencegahan virus korona. Aturan-aturan yang dapat dibuat desa sebagai penguatan pencegahan penyebaran virus korona.
 
Dana refocusing Apbdes menjadi pilihan penguatan PSBB berbasis desa, selain itu dapat diperoleh dari APBD Pemkab Sidoarjo. Pemkab akan akan fokus pada penguatan kuratifnya, seperti penambahan ruang observasi di rumah sakit rujukan maupun tempat isolasi orang tanpa gejala covid-19.

"Pemkab Sidoarjo akan memakai dua hotel untuk tempat isolasi OTG, dari 2 hotel tersebut akan tersedia 200 kamar yang dapat digunakan," kelas Nur Ahmad Syaifuddin, Wakil Bupati Sidoarjo.

Pada penerapan PSBB tahap tiga kali, Pemkab Sidoarjo juga akan memberlakukan ganjil genap kepada pedagang pasar. Pedagang pasar akan diberikan nomer untuk dapat mengetahui kapan dapat berdagang.

Dengan kebijakan itu, Pemkab Sidoarjo akan menghapus sistem jam operasional pasar yang selama ini diberlakukan. (yos)

Berita Terkait

PSBB Jilid 3, Pasien Positif di Kawasan Waru Meningkat

Pemkab Sidoarjo Sewa 2 Hotel Untuk Isolasi Pasien OTG Covid 19

Pemkab Menilai PSBB Gagal, Pasien Covid 19 Meningkat Hingga 50 Persen

Jangan Melintas di Jalan Ini, Pasti Dihadang Emak-Emak
Berita Terpopuler
Pemkab Ancam Tutup Lagi Lokasi Wisata Yang Tidak Paruh Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  16 jam

GPD Minta YKP Surabaya Dibubarkan
Hukum  1 jam

Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Peristiwa  15 jam

Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Politik  2 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber