Berita Terbaru :
Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Perawat Jatim Terpapar Covid 19 Bertambah 334 Orang
27 Kios di Pasar Sukorejo Ludes Dilalap Api
Isak Tangis Puluhan Tenaga Kesehatan Saat Melepas Perawat Meninggal Karena Covid 19
Risma Razia Pasar Keputran, Mendapati 5 Orang Reaktif Rapid Tes di Pasar
Kemenkes Keluarkan Tarif Rapid Tes Mandiri Rp 150 Ribu
Sempat Dirawat Terpapar Covid-19, Kepala Dinas DP5A Surabaya Meninggal Dunia
Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Telat Ditangani, Ibu Melahirkan di Depan Rumah Bidan
Angka Kematian Covid Mulai Turun, Namun Jumlah Positif Covid Terus Mengalami Kenaikan
Sebuah Rumah Ludes Terbakar Akibat Korsleting Listrik
Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Bioplastik Kurangi Sampah Plastik Makanan
Ular Piton Sepanjang 4,5 Meter Ditangkap Warga
Dibuka, Semua Staf Kesehatan Puskes Kamal Dirapid Test
   

Pakar Komunikasi Unair Menilai PSBB Kurang Efektif
Politik  Senin, 25-05-2020 | 18:20 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Pakar Komunikasi Unair Suko Widodo
Surabaya pojokpitu.com, Pembatasan Sosial Berskala Besar, atau PSBB jilid 2 yang berakhir pada hari ini, Senin (25/5) ternyata belum mampu menurunkan jumlah pasien covid 19 di Jawa Timur. Pakar Komunikasi Unair Suko Widodo menilai, kebijakan PSBB kurang efektif lantaran kurang tegasnya aturan terhadap masyarakat yang bandel, serta tidak melibatkan ilmuwan diluar bidang kesehatan.

PSBB jilid 2 di Surabaya Raya akan berakhir tepat jam 24.00 WiB malam nanti. Namun, jumlah pasien covid 19 di Surabaya terus bertambah hingga menembus angka 2 ribu orang. "PSBB kurang efektif lantaran masih banyak masyarakat yang bandel dengan tak mematuhi protokol kesehatan," kata Suko Widodo.

Salah satu kurang efektifnya PSBB lantaran kurang tegasnya aturan terhadap masyarakat yang tak patuh pada protokol kesehatan. Selain itu, kalangan sains dan ilmuwan tidak dilibatkan secara penuh dalam PSBB jilid 2 Surabaya Raya.

Suko Widodo menambahkan, jika kondisi ingin cepat membaik, maka perlu pelibatan sungguh-sungguh di luar pemerintahan. Jika tidak ada perubahan, maka meski PSBB dilanjutkan lagi maka hasilnya tetap tidak akan maksimal.  (pul)

Berita Terkait

Tiga Kepala Daerah Surabaya Raya Sepakati Komitmen Bersama

Risma Ingin PSBB Surabaya Tidak Diperpanjang

Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Berita Terpopuler
Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Metropolis  2 jam

Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Peristiwa  4 jam

Relawan Peduli Warga Terdampak Covid Bagikan Sembako
Malang Raya  13 jam

Bupati Malang Sebut 300 KK Sudah Memanfaatkan Gas Methane Gratis
Politik  12 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber