Berita Terbaru :
Perawat Meninggal Akibat Covid 19 Menjadi 12
Sekolah di Tuban Ini Gratiskan Biaya Siswa Baru Selama Setahun
Kabar Gembira, 135 Pasien Covid 19 Kabupaten Mojokerto Sembuh
Ada Lagi Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup
Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
KPU Malang Akhiri Verfikasi Paslon Perseorangan Dan Sarankan Kampanye Secara Virtual
Tim Kemensos Beri Pendampingan Hukum Kepada Keluarga Korban Pembunuhan Bocah 5 Tahun
Pedagang Pasar Diwajibkan Pakai Masker Pelindung Wajah
Pembeli Hewan Kurban Menurun 25 Persen Menjelang Hari Raya
KPU Malang Sarankan Kampanye Secara Virtual
Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Komisi IX DPR RI Targetkan Pembahasan RUU SKN Selasai Tahun Ini
   

Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
Olah Raga  Senin, 25-05-2020 | 03:06 wib
Reporter :
pojokpitu.com, Bos Petronas Yamaha SRT Razlan Razali blak-blakan terkait niat Jorge Lorenzo yang juga mengincar kursi Valentino Rossi di timnya itu.

Menurut Rizlan, keinginan Lorenzo membalap lagi untuk MotoGP 2021 diutarakannya saat tes pramusim Sepang beberapa wakty lalu.

"Aku berbicara dengannya selama tes di Sepang, dia sangat antusias, terutama soal keinginannya kembali balapan," kata Razali lansir Marca.com.

"Lorenzo mengincar kursi untuk MotoGP 2021."

"Dia memintaku, tapi terlalu dini untuk membicarakan itu," kata Razali lagi.

Razlan Razali mengaku, bahwa ia masih berat untuk memberikan tempat kepada Lorenzo walaupun sejatinya tidak menutup kemungkinan.

"Jika musimnya normal, terus dia tampil sebagai wild card dan bagus, mungkin saja kesempatan itu bisa dipertimbangkan," terangnya.

Bagi Razali, sangat sulit untuk membuat pertimbangan kepada Lorenzo ataupun mantan pembalap MotoGP lainnya.

Hal itu butuh pertimbangan ekstra, dan tentu lebih baik memberi kesempatan kepada pembalap yang masih aktif, atau tetap berkompetisi penuh di 2020.

"Memilih pembalap yang istirahat setahun itu berisiko besar," ucapnya.

Jadi, tak heran jika Razali lebih memilih Franco Morbidelli dan Valentino Rossi. (mg8/jpnn/yos)

Berita Terkait

Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi

Sampai Kapan Lorenzo Butuh Waktu Adaptasi di Ducati?

Ternyata Sirkuit Argentina Membuat Lorenzo Galau. Ada Apa ya..

Hebat Bro ! Kalahkan Lorenzo, Rossi Pembalap Terbaik 2015
Berita Terpopuler
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  11 jam

Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Peristiwa  9 jam

Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Peristiwa  10 jam

Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
Mlaku - Mlaku  3 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber