Berita Terbaru :
Legenda Argentina, Si Tangan Tuhan Diego Maradona Meninggal
Pandemi Covid 19, Karang Taruna Produksi Sabun Cair
Petugas Evakuasi Sarang Tawon Raksasa Di Rumah Warga
PUPR Anggarkan Pembangunan Pasar Kertosono Tahun 2021
Dua Kelompok Yang Ricuh Saat Demo Tolak HRS, Kini Berakhir Damai
Dua Kelompok Yang Ricuh Saat Demo Tolak HRS, Kini Berakhir Damai
Pelipatan Surat Suara Pilkada Surabaya, Targetkan 3 Hari Selesai
Penambang dan Warga Capai Kesepakatan Damai
Penipuan Bermodus Investasi Forex, Dibongkar Polda Jatim
Penempatan Tapal Batas Kabupaten Madiun Mengacu Pada Permendagri No. 141/2017
   

Polisi Tulungagung Amankan 4 Pembuat Petasan, Sita 2,5 Kg Bahan Peledak
Mataraman  Sabtu, 23-05-2020 | 17:13 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Menjelang malam takbiran, polisi Tulungagung mengamankan 4 tersangka pembuat petasan. Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti ratusan petasan siap ledak berukuran besar serta bubuk mesiu. Keempat tersangka dijerat dengan undang undang darurat tentang bahan peledak, dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan suara ledakan petasan, jajaran kepolisian resor Tulungagung, dalam hal ini Polsek Gondang, melakukan penangkapan terhadap sejumlah pembuat petasan. Pada Jumat (22/5) malam, polisi mengamankan 3 tersangka yakni PW, YW dan BH. Ketiganya warga desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang, Tulungagung.

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Ardyan Yudo Setyantono, Sabtu (23/5) siang mengatakan, tersangka PW berperan membuat petasan, YW membeli dan membuat petasan, sedangkan BH membeli bubuk mesiu bahan petasan. "Dari rumah tersangka PW, polisi mengamankan barang bukti berupa petasan siap ledak berukuran sedang sebanyak 27 buah,"  jelasnya.

Polisi yang melakukan pengembangan, kemudian mengamankan penjual bubuk mesiu bahan petasan, yakni AS warga Desa Gandekan Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. "Dari tangan AS, polisi kembali mengamankan barang bukti sebanyak 127 petasan siap ledak," imbuh AKP Ardyan Yudo Setyantono, Kasatreskrim Polres Tulungagung.

Atas perbuatannya tersebut, kini keempat tersangka tengah menjalani pemeriksaan polisi. tersangka dijerat dengan pasal 1 ayat 1 undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951, tentang pengawasan senjata api dan bahan peledak, dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara. (yos)



Berita Terkait

Diduga Sumbu Terlalu Pendek, Perangkat Desa Terkapar Terkena Ledakan Petasan

Penjual Mercon Renteng Diamankan Saat Antar Barang

Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota

Polisi Amankan 4 Pembuat Petasan Jumbo
Berita Terpopuler
Penempatan Tapal Batas Kabupaten Madiun Mengacu Pada Permendagri No. 141/2017
Peristiwa  9 jam

Pelipatan Surat Suara Pilkada Surabaya, Targetkan 3 Hari Selesai
Pilkada  5 jam

Penipuan Bermodus Investasi Forex, Dibongkar Polda Jatim
Metropolis  8 jam

Dua Kelompok Yang Ricuh Saat Demo Tolak HRS, Kini Berakhir Damai
Metropolis  4 jam



Cuplikan Berita
Mobil Pick Up Masuk Jurang Sedalam 100 Meter Lebih
Pojok Pitu

Ngopi Saat Jam Kerja, ASN Pemkab Bojonegoro Kocar-Kacir Saat Diamankan Satpol PP...selanjutnya
Pojok Pitu

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan

Pecah Ban Elf Terguling di Jalur Tol, 1 Tewas
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber