Berita Terbaru :
Terminal Kertonegoro Ngawi Mati Suri
Aduh Uber Menghancurkan Ribuan Sepeda Listrik, Kenapa?
Amankah Pemanis Buatan untuk Penderita Diabetes?
Rumah Milik Warga di Ponorogo Nyaris Roboh
RSUD dr Mohamad Saleh Gunakan Aferisis Untuk Terapi Pasien Covid 19
Peringati Hari Lahirnya Pancasila, Aktifis PA GMNI Lakukan Tabur Bunga di TMP
Kapolres Malang Siapkan 1.295 Personil Untuk New Nomral Life
   

Polisi Tulungagung Amankan 4 Pembuat Petasan, Sita 2,5 Kg Bahan Peledak
Mataraman  Sabtu, 23-05-2020 | 17:13 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Menjelang malam takbiran, polisi Tulungagung mengamankan 4 tersangka pembuat petasan. Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti ratusan petasan siap ledak berukuran besar serta bubuk mesiu. Keempat tersangka dijerat dengan undang undang darurat tentang bahan peledak, dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan suara ledakan petasan, jajaran kepolisian resor Tulungagung, dalam hal ini Polsek Gondang, melakukan penangkapan terhadap sejumlah pembuat petasan. Pada Jumat (22/5) malam, polisi mengamankan 3 tersangka yakni PW, YW dan BH. Ketiganya warga desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang, Tulungagung.

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Ardyan Yudo Setyantono, Sabtu (23/5) siang mengatakan, tersangka PW berperan membuat petasan, YW membeli dan membuat petasan, sedangkan BH membeli bubuk mesiu bahan petasan. "Dari rumah tersangka PW, polisi mengamankan barang bukti berupa petasan siap ledak berukuran sedang sebanyak 27 buah,"  jelasnya.

Polisi yang melakukan pengembangan, kemudian mengamankan penjual bubuk mesiu bahan petasan, yakni AS warga Desa Gandekan Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. "Dari tangan AS, polisi kembali mengamankan barang bukti sebanyak 127 petasan siap ledak," imbuh AKP Ardyan Yudo Setyantono, Kasatreskrim Polres Tulungagung.

Atas perbuatannya tersebut, kini keempat tersangka tengah menjalani pemeriksaan polisi. tersangka dijerat dengan pasal 1 ayat 1 undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951, tentang pengawasan senjata api dan bahan peledak, dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara. (yos)



Berita Terkait

Penjual Mercon Renteng Diamankan Saat Antar Barang

Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota

Polisi Amankan 4 Pembuat Petasan Jumbo

Polisi Tulungagung Amankan 4 Pembuat Petasan, Sita 2,5 Kg Bahan Peledak
Berita Terpopuler
Kapolres Malang Siapkan 1.295 Personil Untuk New Nomral Life
Malang Raya  7 jam

Terminal Kertonegoro Ngawi Mati Suri
Peristiwa  1 jam

Peringati Hari Lahirnya Pancasila, Aktifis PA GMNI Lakukan Tabur Bunga di TMP
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber