Berita Terbaru :
Perawat Meninggal Akibat Covid 19 Menjadi 12
Sekolah di Tuban Ini Gratiskan Biaya Siswa Baru Selama Setahun
Kabar Gembira, 135 Pasien Covid 19 Kabupaten Mojokerto Sembuh
Ada Lagi Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup
Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
KPU Malang Akhiri Verfikasi Paslon Perseorangan Dan Sarankan Kampanye Secara Virtual
Tim Kemensos Beri Pendampingan Hukum Kepada Keluarga Korban Pembunuhan Bocah 5 Tahun
Pedagang Pasar Diwajibkan Pakai Masker Pelindung Wajah
Pembeli Hewan Kurban Menurun 25 Persen Menjelang Hari Raya
KPU Malang Sarankan Kampanye Secara Virtual
Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Komisi IX DPR RI Targetkan Pembahasan RUU SKN Selasai Tahun Ini
   

Polisi Tulungagung Amankan 4 Pembuat Petasan, Sita 2,5 Kg Bahan Peledak
Mataraman  Sabtu, 23-05-2020 | 17:13 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Menjelang malam takbiran, polisi Tulungagung mengamankan 4 tersangka pembuat petasan. Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti ratusan petasan siap ledak berukuran besar serta bubuk mesiu. Keempat tersangka dijerat dengan undang undang darurat tentang bahan peledak, dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan suara ledakan petasan, jajaran kepolisian resor Tulungagung, dalam hal ini Polsek Gondang, melakukan penangkapan terhadap sejumlah pembuat petasan. Pada Jumat (22/5) malam, polisi mengamankan 3 tersangka yakni PW, YW dan BH. Ketiganya warga desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang, Tulungagung.

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Ardyan Yudo Setyantono, Sabtu (23/5) siang mengatakan, tersangka PW berperan membuat petasan, YW membeli dan membuat petasan, sedangkan BH membeli bubuk mesiu bahan petasan. "Dari rumah tersangka PW, polisi mengamankan barang bukti berupa petasan siap ledak berukuran sedang sebanyak 27 buah,"  jelasnya.

Polisi yang melakukan pengembangan, kemudian mengamankan penjual bubuk mesiu bahan petasan, yakni AS warga Desa Gandekan Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. "Dari tangan AS, polisi kembali mengamankan barang bukti sebanyak 127 petasan siap ledak," imbuh AKP Ardyan Yudo Setyantono, Kasatreskrim Polres Tulungagung.

Atas perbuatannya tersebut, kini keempat tersangka tengah menjalani pemeriksaan polisi. tersangka dijerat dengan pasal 1 ayat 1 undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951, tentang pengawasan senjata api dan bahan peledak, dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara. (yos)



Berita Terkait

Diduga Sumbu Terlalu Pendek, Perangkat Desa Terkapar Terkena Ledakan Petasan

Penjual Mercon Renteng Diamankan Saat Antar Barang

Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota

Polisi Amankan 4 Pembuat Petasan Jumbo
Berita Terpopuler
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  11 jam

Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Peristiwa  9 jam

Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Peristiwa  10 jam

Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
Mlaku - Mlaku  3 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber