Berita Terbaru :
Dindik Tunggu Restu Tim Gugus Tugas Untuk Memulai KBM
Serentak, PPDB di Madiun Bakal Dilaksanakan Pada 23 Juni Mendatang
Sosialisasi PPDB SMA-SMK Online
Pria Paruh Baya Tewas Mendadak di Pinggir Jalan
Diduga Korban Pembunuhan, Sosok Mayat Ditemukan Dengan Banyak Luka di Kebun Jeruk
Menkes dan Kepala BNPB Apresiasi Pemprov Jatim Tangani Covid 19
Pemerintah Tunda Keberangkatan Haji Karena Pandemi Covid 19
12 Warga Desa Giripurno Kota Batu Positif Covid-19
Samsat Surabaya Timur Siap Menerapkan New Normal
1.931 Jamaah Haji Bojonegoro Gagal Berangkat ke Tanah Suci
5 Bulan Jumlah Penderita HIV/AIDS di Madiun Mencapai 26 Orang
Bahu Jalan Raya Ranuyoso Ambrol
Pasien Positif Corona di Pacitan Bertambah Saat Persiapan Skema New Normal
Dinsos Perketat Seleksi Penerima Bantuan di Masa Pandemi
Usai Kegitan Pelantikan Pengawas Dindik Provinsi Jatim, 4 Kepsek di Pacitan Akan Jalani Swab
   

Rumah Karantina Ratusan Juta Tak Berfungsi, Jumlah Postif Terus Bertambah
Mataraman  Sabtu, 23-05-2020 | 16:00 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Di Nganjuk, meski jumlah ODR sebanyak 34 ribu 609 orang, ODP 84 orang, OTG 694 orang,dan postif 27 orang, namun rumah karantina milik Pemkab Nganjuk yang menghabiskan dana APBD hingga ratusan juta rupiah ini belum difungsikan alias mangkrak. Sebab hingga saat ini rumah karantina mewah itu tidak ada satupun penguhuninya.

Sekitar 1 bulan lebih, sejak dibangun gedung karantina covid 19 milik Pemkab Nganjuk, hingga saat ini belum juga difungsikan oleh pemerintah. Padahal gedung mewah tersebut menelan anggaran dana APBD untuk covid yang mencapai ratusan juta rupiah, untuk pengadaan kamar pasien sebanyak 80 tempat tidur pasien dan puluhan AC serta fasilitas lainnya.

Tidak adanya satupun pasien baik berststus PDP atau ODP yang dikatrantina, membuat gedung terkesan mangkrak dan mengahmbur-hamburkan dana APBD. Terlebih pemerintah harus membayar sejumlah petugas medis yang siaga dan sejumlah satpam yang jaga.

Kondisi tidak adanya pasien satupun itu dipertanyakan oleh sejumlah warga. Salah satunya Nyaman, warga yang ada di sebelah utara gedung karantina.

Ia menyanyangkan, sebab jumlah pasien positif corona di Nganjuk terus meningkat hingga mencapai 27 orang, dan banyak warga yang berstatus PDP dan ODP yang baru pulang dari luar kota, yang seharusnya bisa dikarantina di gedung karantina milik pemkab tersebut.

Dengan berkeliarannya warga yang berstatus ODP dan PDP membuat resah warga lainnya, seharusnya mereka harus dikarantina dan gedung karantina segera difungsikan. Agar virus tidak terus menyebar dan jumlah warga postif corona tidak terus bertambah.

Sementara menurut Hendriyanto, jubir gugus tugas covid 19 Nganjuk, hingga hari ini ada penambahan 3 pasien terkonfirmasi, sehingga total warga nganjuk yang postifi corona sebanyak 27 orang, dengan jumlah odr sebanyak  34 ribu 609 orang, ODP 84 orang, PDP 64 orang dan OTG  694 orang.
 
Gugus tugas covid 19 nganjuk, kembali meyakinkan ke warga bahwa Pemerintah Nganjuk serius dalam menangani wabah virus corona ini, bakan dengan anggaran penanganan covid hingga mencapai Rp 45 miliar. (yos)


Berita Terkait

Pemkab Fungsikan Kampus Stikes Jadi Ruang Isolasi

Rumah Karantina Ratusan Juta Tak Berfungsi, Jumlah Postif Terus Bertambah

Jelang Ramadhan Ratusan Shelter Disiapkan Untuk Isolasi Warga

Tinjau Shelter Pemudik Bupati, Pastikan Shelter Layak Huni
Berita Terpopuler
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Peristiwa  7 jam

Pengusaha Kulit Ditemukan Tewas Membusuk di Lingkungan Industri Kecil
Peristiwa  3 jam

Kasus Positif Covid Tembus 62, 4 Sembuh
Covid-19  4 jam

1.931 Jamaah Haji Bojonegoro Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Info Haji  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber