Berita Terbaru :
Legenda Argentina, Si Tangan Tuhan Diego Maradona Meninggal
Pandemi Covid 19, Karang Taruna Produksi Sabun Cair
Petugas Evakuasi Sarang Tawon Raksasa Di Rumah Warga
PUPR Anggarkan Pembangunan Pasar Kertosono Tahun 2021
Dua Kelompok Yang Ricuh Saat Demo Tolak HRS, Kini Berakhir Damai
Dua Kelompok Yang Ricuh Saat Demo Tolak HRS, Kini Berakhir Damai
Pelipatan Surat Suara Pilkada Surabaya, Targetkan 3 Hari Selesai
Penambang dan Warga Capai Kesepakatan Damai
Penipuan Bermodus Investasi Forex, Dibongkar Polda Jatim
Penempatan Tapal Batas Kabupaten Madiun Mengacu Pada Permendagri No. 141/2017
   

Khofifah Pastikan RS Lapangan Khusus Isolasi Pasien ODP dan PDP
Covid-19  Sabtu, 23-05-2020 | 12:52 wib
Reporter : Juli Susanto
Rumah sakit lapangan yang berkapasitas sekitar 500 pasien, nantinya bakal dikhususkan bagi para ODP dan PDP covid-19, yang menjalani perawatan isolasi. Foto Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama tim gugus tugas penanganan covid-19, Jumat (22/5) sore meninjau langsung kesiapan rumah sakit lapangan yang didirikan Pemprov Jatim di kawasan Jalan Indrapura Nomor 17 Surabaya.

Didampingi Ketua BPBD Jatim, Suban Wahyudiono dan Ketua Gugus Kuratif Covid-19 Jatim dr Joni Wahyuhadi, Gubernur Jatim khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung kesiapan rumah sakit lapangan. Peninjauan meliputi kesiapan tenda lapangan yang digunakan untuk ruang isolasi, ranjang rumah sakit, ventilator, serta kesiapan APD untuk tenaga medis yang berdinas di rumah sakit tersebut.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawnsa menegaskan, bahwa Pemprov Jatim sejak awal sudah menyiapkan berbagai kemungkinan untuk penanganan covid-19. Namun harapannya fasilitas yang disediakan pemerintah tidak perlu dipergunakan. Apabila masyarakat Jawa Timur, patuh untuk mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan oeh pemerintah, untuk menghindari kerumunan, menjaga physical distancing, serta wajib memakai masker saat keluar rumah.

Ketua Gugus Kuratif Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi menegaskan, bahwa rumah sakit lapangan ini hanya dikhususkan bagi pasien ODP dan PDP yang memiliki gejala ringan. Sementara pasien dengan gejala berat dan penyakit bawaan, akan ditempatkan di rumah sakit rujukan covid-19.

"Untuk kapasistas rumah sakit lapangan ini hanya sekitar 200 sampai 300 pasien, namun apabila dibutuhkan ruang belakang di tempat ini juga akan dialihfungsikan, sehingga kapasitas pasien bisa mencapai sekitar 500 pasien," kata dr. Joni Wahyuhadi.

Tidak hanya ranjang rumah sakit dan ventilator, rumah sakit lapangan ini juga dilengkapi dengan ruang ICU serta ruang khusus pemulasaran jenazah, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk. (pul)

Berita Terkait

Pemulihan Ekonomi Jatim, Gubernur Khofifah Salurkan Berbagai Bantuan Covid 19

Atas Transparansi Dalam Pengunaan Anggaran 36 Kabupaten Kota Mendapatkan WTP Dari Kemenkeu

Gubernur Jatim Berikan Berbagai Bantuan Untuk Penguatan Ekonomi Trenggalek

Gubernur Jelaskan Klarifikasi Menkopolhukam Mengenai RUU Cipta Kerja
Berita Terpopuler
Penempatan Tapal Batas Kabupaten Madiun Mengacu Pada Permendagri No. 141/2017
Peristiwa  9 jam

Pelipatan Surat Suara Pilkada Surabaya, Targetkan 3 Hari Selesai
Pilkada  5 jam

Penipuan Bermodus Investasi Forex, Dibongkar Polda Jatim
Metropolis  8 jam

Dua Kelompok Yang Ricuh Saat Demo Tolak HRS, Kini Berakhir Damai
Metropolis  4 jam



Cuplikan Berita
Mobil Pick Up Masuk Jurang Sedalam 100 Meter Lebih
Pojok Pitu

Ngopi Saat Jam Kerja, ASN Pemkab Bojonegoro Kocar-Kacir Saat Diamankan Satpol PP...selanjutnya
Pojok Pitu

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan

Pecah Ban Elf Terguling di Jalur Tol, 1 Tewas
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber