Berita Terbaru :
Bupati Akan Tingkatkan Pertanian Pariwisata Untuk Pulihkan Ekonomi Kabupaten Malang
Program Dispensasi dan Diskon, Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Tahunan di Bangkalan Meningkat
Ilalang Kawah Wurung, Spot Foto Diburu Netizen
Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Jelang Idul Adha, Harga Kambing di Tuban Merangkak Naik
Teka Teki Partai PPP di Pilkada Sumenep Belum Jelas
Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Pemkab Ancam Tutup Lagi Lokasi Wisata Yang Tidak Paruh Protokol Kesehatan
   

Duka Jelang Akhir Ramadan, Pesawat Pakistan Bawa 91 Orang Jatuh di Permukiman
Peristiwa  Sabtu, 23-05-2020 | 10:25 wib
Reporter :
Petugas pemadam kebakaran dan sukarelawan mencari jenazah akibat kecelakaan pesawat Pakistan International Airlines di kawasan permukiman dekat Jinnah International Airport, Karachi, Jumat (22/5). Foto: AP Photo
KARACHI pojokpitu.com, Kabar duka datang dari Pakistan jelang akhir Ramadan. Sebuah pesawat jenis Airbus A320 milik Pakistan International Airlines (PIA) mengalami kecelakaan di Karachi, Jumat (22/5).

Pesawat bernomor penerbangan PK-8303 dengan 91 orang di dalamnya itu jatuh di kawasan padat penduduk di Karachi dekat Bandara Internasional Ali Jinnah. Sejauh ini sudah 85 jenazah yang dievakuasi dari lokasi kecelakaan.

Para saksi mata mengatakan pesawat nahas itu berupaya mendarat hingga tiga kali sebelum akhirnya jatuh. Kapten pilot yang menghubungi menara kontrol mengatakan salah satu mesin pesawat mengalami gangguan.

Aljazeera yang mengutip pejabat Pakistan mengabarkan, di manifes pesawat tertera ada 91 penumpang yang ikut dalam penerbangan dari Lahore menuju Karachi itu. CEO PIA Arshad Malik mengatakan, pesawat nahas itu sedang dalam proses pendekatan akhir setelah terbang dari Lahore.

"Kata-kata terakhir yang kami dengar dari pilot kami adalah ada masalah teknis dan dia telah diberi tahu saat pendekatan terakhir bahwa landasan telah tersedia baginya untuk mendarat. Namun pilot memutuskan berputar," ujarnya.

Ternyata pesawat kehilangan ketinggian secara cepat dan jatuh di kawasan permukiman Model Colony, Karachi. Seketika ledakan terdengar dan asap hitam membumbung dari lokasi jatuhnya pesawat.

Kecelakaan itu mengakibatkan beberapa rumah hancur. Selain itu, bagian-bagian pesawat juga berserakan di jalanan.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Pakistan Meeran Yousuf mengatakan, setidaknya sudah 85 mayat yang dievakuasi. Dari jumlah itu ada 53 jenazah yang disimpan di Jinnah Postgraduate Medical Centre, sedangkan 32 mayat lainnya ada di Rumah Sakit Umum Karachi.

Meeran menambahkan, ada dua korban selamat yang dirawat di rumah sakit di Karachi. Sementara korban jiwa yang sudah teridintifikasi baru 19 jenazah.

Kecelakaan itu juga mengakibatkan warga di permukiman Model Colony luka-luka. Ada enam orang di darat yang terluka akibat kecelakaan pesawat bermesin CFM56 buatan CFM International itu.

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan pun syok dan sedih dengan insiden itu. Melalui Twitter, mantan bintang kriket itu mengaku telah menghubungi CEO PIA Arshad Malik untuk melakukan langkah-langkah prioritas.

"Penyelidikan segera dimulai. Doa dan belasungkawa bagi keluarga yang kehilangan," ujarnya.(mail/aljazeera/ara/jpnn)

Berita Terkait

Supermodel Zara Abid Dikabarkan Jadi Korban Kecelakaan Pesawat

Duka Jelang Akhir Ramadan, Pesawat Pakistan Bawa 91 Orang Jatuh di Permukiman

Angkut 180 Orang, Boeing 737 Maskapai Ukraina Jatuh di Iran

Kedatangan Jenazah Muhamad Salman Alfarisi Disambut Isak Tangis
Berita Terpopuler
Pemkab Ancam Tutup Lagi Lokasi Wisata Yang Tidak Paruh Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  9 jam

Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber