Berita Terbaru :
Belajar di Pos Ronda Demi Mendapat Wifi Gratis
Pemkot Janji Segera Lunasi Anggaran Pilkada Surabaya
15 Hektar Tanaman Jagung Diserang Hama Ulat
Gus Ipul Masih Perlu Waktu untuk Menjawab Soal Maju Pilkada Kota Pasuruan
Surabaya Turun Status Jadi Zona Oranye
Diduga Kurang Hati - Hati , Pria Tak Dikenal Tabrak kereta
Pengambilan Paksa Jenazah Diduga Covid-19 Terjadi Lagi
Happy Ending, Pemkot Akhirnya Perbolehkan Pekerja Seni Kembali Tampil
Susah Sinyal, Guru dan Siswa Belajar Jarak Jauh Lewat HT
Pertahankan Tanah Suaminya, Istri Salim Kancil Diperiksa Polda Jatim
Polisi Rekrut Puluhan Sopir Angkot Untuk Kampanyekan Protokol Kesehatan Kepada Penumpang
Sampai 10 Agustus Ini, Pembayaran Wajib Pajak Sudah Mencapai Rp 1 Triliun Lebih
Era Normal Life Wajib Lakukan Protokol Kesehatan di Wisata Coba Jahe
KPU Pastikan PMI Tetap Masuk Dalam Daftar Pemilih
Pandemi Covid 19, BKKBN dan Komisi IX DPR RI Kampanye KB
   

Beraksi Curi Motor Pencari Rumput, Warga Pagelaran Babak Belur
Malang Raya  Jum'at, 22-05-2020 | 16:54 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Pelaku pencurian sepeda motor ternyata tidak pandang bulu dalam mencari sasaran motor yang akan disikat. Seperti yang dilakukan kepada pelaku asal Kecamatan Pagelaran dan Gondanglegi ini, yang menyasar motor milik pencari rumput di Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang. Namun pelaku malah babak belur dihakimi massa sebelum diserahkan ke Polsek Bululawang. Teman pelaku diciduk di rumahnya setelah kasus ini dikembangkan Polres Malang.

Fathur Rozi (27) warga Desa Kedemangan, Kecamatan Pagelaran dan Muh Amirudin (25) warga Desa Bulupitu, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang yang harus meringkuk di sel tahanan Polres Malang usai aksinya diketahui warga.

Pelaku Rozi yang merupakan residivis kasus yang sama ini, kembali berulah dengan mengajak temannya, Amirudin. Saat itu, sasarannya adalah motor milik orang yang mencari rumput di Desa Kasembon, Bululawang.

Keduanya mendatangi lokasi dengan cara berboncengan, dan melihat sasaran berada di depan mata, pelaku Rozi turun dan mengeluarkan alat kunci letter T untuk merusak kontak motor korban.

Padahal, saat itu, korban sudah curiga dengan gelagat kedua orang yang mencurigakan dengan mendekati motornya. Saat motor nyala, korban menghadang pelaku, dan saat pelaku memutar balik, massa sudah mengepung dan menghakimi pelaku.

Sementara teman pelaku Amirudin langsung melarikan diri dan bersembunyi di rumahnya di Kecamatan Gondanglegi. Namun saat pemeriksaan usai, diserahkan ke Polsek Bululawang. Pengembangan kasus berhasil meringkus teman pelaku.

"Hasil penangkapan, keduanya diamankan, berserta motor korban dan sarana, serta peralatan yang digunakan untuk melakukan pencurian berupa kunci letter T dan akan dipergunakan sebagai barang bukti di persidangan nanti," tutur Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun kurungan penjara.(end)

Berita Terkait

Tertangkap Warga, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihakimi Massa

Berawal Ketangkap Mencuri Ponsel Disebuah Salon, Ternyata Pelaku Juga Seorang Curanmor

Empat Bulan Keluar, Kembali Mencuri Motor

Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Berita Terpopuler
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  21 jam

Merah Putih Tegak Berkibar di Mabar
Peristiwa  6 jam

Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Covid-19  10 jam

Polisi Malang Ungkap Penjualan Motor Leasing
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber