Berita Terbaru :
Perketat Arus Balik Polda Jatim Sekat Perbatasan
Rumah Sakit Darurat Siap Difungsikan
Jalur Poros dan SPBU di Pantura Terpantau Sepi
Cluster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Jokowi Minta Tambahkan Personil TNI Polri Untuk Turunkan Kurva Covid 19 di Jatim
Disinyalir Penyandang Dana Buat Balon, Seorang ASN Diperiksa Polisi
Polsek Sukorejo Amankan Balon Udara Siap Diterbangkan
Petugas Check Point Amankan Pengendara Motor Nekat Masuk Jalan Tol
Tim Satgas Pangan Sidak Harga Daging Ayam Capai Rp 40 Ribu
Duka Mendalam Salah Satu Korban Mobil Terbakar di Pasuruan, Karena Besok Ultah
Dua Petugas Medis Terkonfirmasi Positif Covid-19
Walikota Malang Pastikan PSBB Tak Diperpanjang
Sidang DPR
PSBB Jilid III, Desa Waru Menjadi Pusat Percontohan Menekan Angka Penyebaan Virus Covid-19
Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
   

Ikan Dibagikan Gratis Untuk Warga Terdampak Covid-19
Pantura  Jum'at, 22-05-2020 | 16:02 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Wabah virus corona, berdampak terhadap sejumlah sektor usaha. Salah satunya perikanan. Di Kabupaten Tuban, seorang kepala desa yang juga pengusaha ikan bandeng dan mujaer, membagi-bagikan ikan hasil panennya kepada warga. Foto Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Para petambak di Desa Pliwetan, Kecataman Palang, Kabupaten Tuban, saat ini tengah memasuki panen ikan bandeng dan mujaer. Sejak pagi buta, mereka sibuk memanen ikan yang dipelihara selama tiga hingga empat bulan.

Panen ikan dilakukan Ahmad Hamada, petambak yang sekaligus Kepala Desa Pliwetan, Kecamatan Palang, Tuban. Sayangnya, pada musim panen ikan kali ini, harga ikan anjlok hingga lebih dari 50 persen dibanding hari biasa. Hal ini terjadi lantaran, pabrik ikan tutup sejak wabah corona melanda.

"Harga ikan bandeng segar saat ini hanya Rp 15 ribu perkilogramnya, padahal sebelumnya mencapai Rp 30 ribu perkilogramnya. Sedangkan mujaher hanya laku Rp 9 ribu perkilogramnya, dari harga sebelumnya Rp 20 ribu perkilogramnya," kata Hamada.

Anjloknya harga ikan ini, membuat Hamada berinisiatif membagikan hasil panennya kepada warga. Apalagi saat ini, warga juga tengah kesulitan secara ekonomi, dampak pandemi virus corona. Setiap warga terdampak diberi satu kresek ikan segar. Ikan ini juga diantarkan satu persatu ke rumah warga yang membutuhkan.

Meski merugi, Hamada mengaku senang bisa berbagi kepada warganya. Pembagian ikan segar gratis diharapkan bisa meringankan beban warga terdampak covid-19 dan untuk menjaga imunitas tubuh, mengingat ikan bandeng dan mujaer juga kaya akan gizi. (pul)

Berita Terkait

Ikan Dibagikan Gratis Untuk Warga Terdampak Covid-19
Berita Terpopuler
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  13 jam

Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  14 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  12 jam

Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber