Berita Terbaru :
Disinyalir Penyandang Dana Buat Balon, Seorang ASN Diperiksa Polisi
Polsek Sukorejo Amankan Balon Udara Siap Diterbangkan
Petugas Check Point Amankan Pengendara Motor Nekat Masuk Jalan Tol
Tim Satgas Pangan Sidak Harga Daging Ayam Capai Rp 40 Ribu
Duka Mendalam Salah Satu Korban Mobil Terbakar di Pasuruan, Karena Besok Ultah
Dua Petugas Medis Terkonfirmasi Positif Covid-19
Walikota Malang Pastikan PSBB Tak Diperpanjang
Sidang DPR
PSBB Jilid III, Desa Waru Menjadi Pusat Percontohan Menekan Angka Penyebaan Virus Covid-19
Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN dan Jurnalis Jalani Rapid Test
Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Pandemi Covid 19 Ternyata Berdampak Pada Penjual Janur dan Ketupat
Polsek Sukolilo Pantau Pengamanan Perumahan Terapkan Protap Covid 19
Usaha Jasa Sablon Kaos Kebanjiran Order di Tengah Pandemi Covid 19
   

Selama Pandemi Covid-19, Pegadaian Ngawi Kesulitan Survey Nasabah
Ekonomi Dan Bisnis  Jum'at, 22-05-2020 | 15:03 wib
Reporter : Ito Wahyu
Pegadaian Cabang Ngawi mengalami kesulitan melakukan survei ke nasabah selama pandemi covid-19. Hal ini seiring dengan diberlakukannya pembatasan akses dan karantina di sejumlah wilayah. Foto Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Sejumlah warga di Kabupaten Ngawi memilih menggadaikan sejumlah barang untuk mendapat kucuran modal yang dapat digunakan memenuhi kebutuhan menjelang lebaran. Berdasar data di Pegadaian Cabang Ngawi, jumlah pengajuan permohonan kredit saat momentum lebaran terjadi peningkatan.

Pimpinan Pegadaian Cabang Ngawi, Tri Mulyono menjelaskan, selama pandemi covid-19 terjadi pengaruh pada pengajuan kredit mikro dari nasabah. Diakuinya dengan adanya pembatasan akses keluar masuk daerah seiring dengan pemberlakuan karantina wilayah dibeberapa tempat. "Dengan adanya pemberlakukan karantina wilayah tersebut, dikhawatirkan berdampak pada target penpadatan pegadaian. Seiring dengan sulitnya petugas melakukan survey ke tempat nasabah maka proses pencairan kredit yang diajukan dapat tertunda," kata Tri.

Saat ini rata-rata setiap hari jumlah pengajuan kredit di Pegadaian Cabang Ngawi mencapai Rp.100 juta. Sementara saat momentum menjelang lebaran dengan kondisi pandemi covid-19 ini terdapat beberapa nasabah yang mengajukan kredit cukup besar. Namun tidak berselang lama langsung pelunasan. Hal ini karena masyarakat atau nasabah kesulitan untuk mengembangkan usaha dari modal yang telah diajukan. (pul)

Berita Terkait

Selama Pandemi Covid-19, Pegadaian Ngawi Kesulitan Survey Nasabah

Ramadhan di Tengah Pandemi Covid-19, Jumlah Pegadaian Barang Meningkat

Jelang Lebaran, Tebus Barang di Pegadaian Naik

Jelang Tahun Ajaran Baru Siswa, Kantor Pegadaian Banyak Terima Nasabah
Berita Terpopuler
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  12 jam

Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  13 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  11 jam

Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber