Berita Terbaru :
Diduga Korban Pembunuhan, Sosok Mayat Ditemukan Dengan Banyak Luka di Kebun Jeruk
Menkes dan Kepala BNPB Apresiasi Pemprov Jatim Tangani Covid 19
Pemerintah Tunda Keberangkatan Haji Karena Pandemi Covid 19
12 Warga Desa Giripurno Kota Batu Positif Covid-19
Samsat Surabaya Timur Siap Menerapkan New Normal
1.931 Jamaah Haji Bojonegoro Gagal Berangkat ke Tanah Suci
5 Bulan Jumlah Penderita HIV/AIDS di Madiun Mencapai 26 Orang
Bahu Jalan Raya Ranuyoso Ambrol
Pasien Positif Corona di Pacitan Bertambah Saat Persiapan Skema New Normal
Dinsos Perketat Seleksi Penerima Bantuan di Masa Pandemi
Usai Kegitan Pelantikan Pengawas Dindik Provinsi Jatim, 4 Kepsek di Pacitan Akan Jalani Swab
Masyarakat Buka Dapur Umum Bagi Keluarga Pasien Terkonfrim Positif Covid 19
Ada 1646 Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Gagal Berangkat
Aniaya Sopir, Petugas Amankan Belasan Anak Punk
Pengusaha Kulit Ditemukan Tewas Membusuk di Lingkungan Industri Kecil
   

Penjelasan Brigjen Sandi Nugroho Terkait Pria Bergamis Adu Mulut di Checkpoin
Metropolis  Jum'at, 22-05-2020 | 11:40 wib
Reporter : Juli Susanto
Pria ini tersinggung ditegur petugas karena melanggar aturan PSBB di tengah pandemi covid-19. Foto Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com, Seorang pria bergamis menjadi perbincangan di masyarakat setelah videonya viral saat terlibat cek-cok dengan aparat keamanan yang bertugas di pintu checkpoint, PSBB di Jalan Raya Satelit, Surabaya.

Dalam video itu tak hanya adu mulut. Keduanya bahkan terlibat saling pukul di jalan raya, yang akhirnya berhasil dilerai oleh petugas lainnya.

Belakangan diketahui pemilik mobil camry dengan Nopol N 1 B tersebut merupakan pemimpin Majelis Roudhotus Salaf Bangil, Kabupaten Pasuruan, Habib Umar Abdullah Assegaf .

Menurut Brigjen Sandi Nugroho, Kapolrestabes Surabaya, perselisihan dipicu dari teguran petugas kepada pria bergamis tersebut lantaran melanggar ketentuan pembatasan sosial berskala besar. Diantaranya tidak mengenakan masker dan menjaga jarak atau physical distancing. Karena kendaraan yang ditumpangi melebihi kapasitas 50 persen sesuai ketentuan PSBB.

"Hingga kini, perselisihan di jalan raya satelite surabaya ini tengah didalami pihak kepolisian. Kami juga membentuk tim penyelidikan gabungan Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim, terkait pelangaran pidana dalam video tersebut," kata Brigjen Sandi Nugroho.

Dengan adanya insiden tersebut, aparat kepolisian terus meningkatkan pengawasan maupun prosedur hukum bagi seluruh pengendara yang akan masuk ke Kota Surabaya.

Petugas mengimbau masyarakat untuk terus mematuhi ketentuan pemerintah dan penerapan protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran covid-19. (pul/VD:YAN)

Berita Terkait

Habib Umar Assegaf Akhirnya Islah Dengan Samadi Satpol PP Surabaya

Penjelasan Brigjen Sandi Nugroho Terkait Pria Bergamis Adu Mulut di Checkpoin

Melanggar PSBB, Habib Umar Assegaf Pilih Melawan Petugas
Berita Terpopuler
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Peristiwa  6 jam

Pengusaha Kulit Ditemukan Tewas Membusuk di Lingkungan Industri Kecil
Peristiwa  3 jam

Kasus Positif Covid Tembus 62, 4 Sembuh
Covid-19  3 jam

1.931 Jamaah Haji Bojonegoro Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Info Haji  57 menit



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber