Berita Terbaru :
Hadapi New Normal, Warga Lakukan Simulasi Penanganan Pasien Covid
Pandemi Covid Berimbas Penjualan Janur di Lamongan
Pasca Lebaran Harga Daging Meroket Capai Rp 140 Ribu Per Kilo
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Laka Laut Kapal Penyebrangan Pulau Gili Ketapang, Muatan Ikan Tenggelam
Drainase Jelek, Pabrik PSI Disidak Bupati
Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
LPT Unair Berhenti Layani Pemeriksaan Spesimen 14 Hari Ke Depan
Terseret Banjir Kali Lamong Dua Orang Meningal Dunia
Puluhan Warga Surabaya Serukan Aksi Tolak PSBB Jilid 3
New Normal Tak Pengaruhi Pembelajaran Praktikum Mahasiswa FK
Pemkot Bantah Cuitan Viral Seorang Dokter di Twitter
Tim Labfor Olah TKP Lokasi Kejadian Tewasnya 2 Bocah Dalam Mobil
Peduli Terhadap Warga yang Terdampak Pandemi Dengan Sediakan Lapak Gratis
Perketat Arus Balik Polda Jatim Sekat Perbatasan
   

Begini Nasib Keluarga Miskin Ditengah Pandemi Covid-19
Sorot  Jum'at, 22-05-2020 | 02:21 wib
Reporter : Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Pandemi covid-19 membuat banyak masyarakat yang kehilangan penghasilan. Bahkan sampai ada yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja. Termasuk salah satu keluarga yang ada di Ngawi ini.

Adalah Ahmad Nur Bakri (40) warga Desa Babadan, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Ahmad Nur Bakri merupakan penyandang disabilitas, dengan segala keterbatasan harus tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi keluarga.

Bahkan kondisi rumah yang terbuat dari dinding anyaman bambu, dan berlantai tanah. Menjadi tempat berteduh Ahmad Nur Bakri bersama istrinya Tutik Nurhayati (37) bersama kelima orang anaknya yang masih sangat kecil. 

Keluarga ini baru 3 bulan terakhir ini kembali ke Ngawi setelah sebelumnya menetap lama di Jakarta. Saat di Jakarta, Ahmad Nur Bakri bekerja sebagai pengemudi ojek online dengan penghasilan yang sangat pas-pasan. Bahkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya ini.

Saat kembali ke Ngawi, Ahmad Nur Bakri belum mendapat pekerjaan. Hingga kini yang dapat dilakukan hanya membantu sang istri memasak. Sedangkan sang istri juga hanya sebagai tukang pijit.

Melihat kondisi keluarga tersebut, menarik perhatian sejumlah pemuda Ngawi. Mereka memberikan bantuan paket bahan pokok dan ternak kambing agar dipelihara untuk keluarga Ahmad Nur Bakri. Terlebih tidak adanya program bantuan yang didapat keluarga ini.

Kondisi Ahmad Nur Bakri sangat jauh dibilang dari kata hidup layak saat ini. Untuk menghidupi keluarganya hanya mengandalkan penghasilan dari istrinya yang menjadi tukang pijit. Bahkan keluarga memiliki 5 orang anak, dan istrinya juga tengah mengandung 4 bulan putra ke 6 mereka. Perlu perhatian dari berbagai pihak untuk ikut peduli terhadap nasib keluarga miskin ini. (pul)

Berita Terkait

Begini Nasib Keluarga Miskin Ditengah Pandemi Covid-19

Sekeluarga Ditengah Lahan Jagung Belum Pernah Terima Bantuan Dari Pemerintah

Satu Keluarga Bertahan Hidup di Tengah Ladang Jagung

Sekeluarga Miskin Tidur di Tanah Beralaskan Rosokan Kumuh
Berita Terpopuler
Klaster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Covid-19  7 jam

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Peristiwa  3 jam

Petugas Check Point Amankan Pengendara Motor Nekat Masuk Jalan Tol
Peristiwa  8 jam

Jokowi Minta Tambahkan Personil TNI Polri Untuk Turunkan Kurva Covid 19 di Jatim...selanjutnya
Covid-19  7 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber