Berita Terbaru :
Menkes RI Memuji Perjuangan Surabaya Melawan Covid-19
Istri Jadi TKW, Pria Bejat Ini Setubuhi Anak Gadis Tetangga
Risma : Tercatat, 127 Anak - Anak Rentan Terpapar Covid-19
Ponpes Siapkan Protokol Kesehatan Sambut Santri Masuk Pondok
50 Ribu Rapid Tes Gratis Tersedia di ASDP Ketapang
Bakal Digelar 9 Desember 2020, Pilkada di Sidoarjo Terapkan Protokol Kesehatan
New Normal Diharapkan Mampu Kembalikan Omzet PKL
Rapid Test Massal, 68 Warga Reaktif Covid 19
Persiapan New Normal, Masyarakat Dilatih Mandiri dan Tidak Bergantung Pada Pemerintah
Rapid Test Massal Tidak Terapkan Phsycal Distancing
Kegiatan Belajar Mengajar Ponpes Annur Terhenti Sejak Pandemi Covid 19
Dindik Tunggu Restu Tim Gugus Tugas Untuk Memulai KBM
Serentak, PPDB di Madiun Bakal Dilaksanakan Pada 23 Juni Mendatang
Sosialisasi PPDB SMA-SMK Online
Pria Paruh Baya Tewas Mendadak di Pinggir Jalan
   

Begini Nasib Keluarga Miskin Ditengah Pandemi Covid-19
Sorot  Jum'at, 22-05-2020 | 02:21 wib
Reporter : Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Pandemi covid-19 membuat banyak masyarakat yang kehilangan penghasilan. Bahkan sampai ada yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja. Termasuk salah satu keluarga yang ada di Ngawi ini.

Adalah Ahmad Nur Bakri (40) warga Desa Babadan, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Ahmad Nur Bakri merupakan penyandang disabilitas, dengan segala keterbatasan harus tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi keluarga.

Bahkan kondisi rumah yang terbuat dari dinding anyaman bambu, dan berlantai tanah. Menjadi tempat berteduh Ahmad Nur Bakri bersama istrinya Tutik Nurhayati (37) bersama kelima orang anaknya yang masih sangat kecil. 

Keluarga ini baru 3 bulan terakhir ini kembali ke Ngawi setelah sebelumnya menetap lama di Jakarta. Saat di Jakarta, Ahmad Nur Bakri bekerja sebagai pengemudi ojek online dengan penghasilan yang sangat pas-pasan. Bahkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya ini.

Saat kembali ke Ngawi, Ahmad Nur Bakri belum mendapat pekerjaan. Hingga kini yang dapat dilakukan hanya membantu sang istri memasak. Sedangkan sang istri juga hanya sebagai tukang pijit.

Melihat kondisi keluarga tersebut, menarik perhatian sejumlah pemuda Ngawi. Mereka memberikan bantuan paket bahan pokok dan ternak kambing agar dipelihara untuk keluarga Ahmad Nur Bakri. Terlebih tidak adanya program bantuan yang didapat keluarga ini.

Kondisi Ahmad Nur Bakri sangat jauh dibilang dari kata hidup layak saat ini. Untuk menghidupi keluarganya hanya mengandalkan penghasilan dari istrinya yang menjadi tukang pijit. Bahkan keluarga memiliki 5 orang anak, dan istrinya juga tengah mengandung 4 bulan putra ke 6 mereka. Perlu perhatian dari berbagai pihak untuk ikut peduli terhadap nasib keluarga miskin ini. (pul)

Berita Terkait

Begini Nasib Keluarga Miskin Ditengah Pandemi Covid-19

Sekeluarga Ditengah Lahan Jagung Belum Pernah Terima Bantuan Dari Pemerintah

Satu Keluarga Bertahan Hidup di Tengah Ladang Jagung

Sekeluarga Miskin Tidur di Tanah Beralaskan Rosokan Kumuh
Berita Terpopuler
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Peristiwa  9 jam

Pengusaha Kulit Ditemukan Tewas Membusuk di Lingkungan Industri Kecil
Peristiwa  5 jam

Kasus Positif Covid Tembus 62, 4 Sembuh
Covid-19  5 jam

1.931 Jamaah Haji Bojonegoro Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Info Haji  3 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber