Berita Terbaru :
Laka Lantas Operasi Patuh Semeru Meningkat
Jatim Belum Layak Lakukan Sekolah Tatap Muka
Pertumbuhan Ekonomi Minus, Kemenhub Beri Konsesi Terminal Logistik
Akademisi Arsitektur : Warna Biru Alun-Alun Magetan Bagian Dari Simbol Kekuasaan
Pasangan OK Segera Deklarasi Parpol Pengusung
Unik, UWK Malang Gelar Wisuda Secara Drive Thrue
Meski Harga Gabah Naik, Petani Tak Jual Semua Hasil Panennya
Mendagri Bilang Ada Kepala Daerah Yang Tidak Serius Tangani Covid-19
   

Begini Nasib Keluarga Miskin Ditengah Pandemi Covid-19
Sorot  Jum'at, 22-05-2020 | 02:21 wib
Reporter : Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Pandemi covid-19 membuat banyak masyarakat yang kehilangan penghasilan. Bahkan sampai ada yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja. Termasuk salah satu keluarga yang ada di Ngawi ini.

Adalah Ahmad Nur Bakri (40) warga Desa Babadan, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Ahmad Nur Bakri merupakan penyandang disabilitas, dengan segala keterbatasan harus tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi keluarga.

Bahkan kondisi rumah yang terbuat dari dinding anyaman bambu, dan berlantai tanah. Menjadi tempat berteduh Ahmad Nur Bakri bersama istrinya Tutik Nurhayati (37) bersama kelima orang anaknya yang masih sangat kecil. 

Keluarga ini baru 3 bulan terakhir ini kembali ke Ngawi setelah sebelumnya menetap lama di Jakarta. Saat di Jakarta, Ahmad Nur Bakri bekerja sebagai pengemudi ojek online dengan penghasilan yang sangat pas-pasan. Bahkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya ini.

Saat kembali ke Ngawi, Ahmad Nur Bakri belum mendapat pekerjaan. Hingga kini yang dapat dilakukan hanya membantu sang istri memasak. Sedangkan sang istri juga hanya sebagai tukang pijit.

Melihat kondisi keluarga tersebut, menarik perhatian sejumlah pemuda Ngawi. Mereka memberikan bantuan paket bahan pokok dan ternak kambing agar dipelihara untuk keluarga Ahmad Nur Bakri. Terlebih tidak adanya program bantuan yang didapat keluarga ini.

Kondisi Ahmad Nur Bakri sangat jauh dibilang dari kata hidup layak saat ini. Untuk menghidupi keluarganya hanya mengandalkan penghasilan dari istrinya yang menjadi tukang pijit. Bahkan keluarga memiliki 5 orang anak, dan istrinya juga tengah mengandung 4 bulan putra ke 6 mereka. Perlu perhatian dari berbagai pihak untuk ikut peduli terhadap nasib keluarga miskin ini. (pul)

Berita Terkait

Begini Nasib Keluarga Miskin Ditengah Pandemi Covid-19

Sekeluarga Ditengah Lahan Jagung Belum Pernah Terima Bantuan Dari Pemerintah

Satu Keluarga Bertahan Hidup di Tengah Ladang Jagung

Sekeluarga Miskin Tidur di Tanah Beralaskan Rosokan Kumuh
Berita Terpopuler
Pasangan OK Segera Deklarasi Parpol Pengusung
Pilkada  10 jam

Pertumbuhan Ekonomi Minus, Kemenhub Beri Konsesi Terminal Logistik
Ekonomi Dan Bisnis  7 jam

Meski Harga Gabah Naik, Petani Tak Jual Semua Hasil Panennya
Ekonomi Dan Bisnis  12 jam

Akademisi Arsitektur : Warna Biru Alun-Alun Magetan Bagian Dari Simbol Kekuasaan...selanjutnya
Life Style  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber