Berita Terbaru :
Menkes RI Memuji Perjuangan Surabaya Melawan Covid-19
Istri Jadi TKW, Pria Bejat Ini Setubuhi Anak Gadis Tetangga
Risma : Tercatat, 127 Anak - Anak Rentan Terpapar Covid-19
Ponpes Siapkan Protokol Kesehatan Sambut Santri Masuk Pondok
50 Ribu Rapid Tes Gratis Tersedia di ASDP Ketapang
Bakal Digelar 9 Desember 2020, Pilkada di Sidoarjo Terapkan Protokol Kesehatan
New Normal Diharapkan Mampu Kembalikan Omzet PKL
Rapid Test Massal, 68 Warga Reaktif Covid 19
Persiapan New Normal, Masyarakat Dilatih Mandiri dan Tidak Bergantung Pada Pemerintah
Rapid Test Massal Tidak Terapkan Phsycal Distancing
Kegiatan Belajar Mengajar Ponpes Annur Terhenti Sejak Pandemi Covid 19
Dindik Tunggu Restu Tim Gugus Tugas Untuk Memulai KBM
Serentak, PPDB di Madiun Bakal Dilaksanakan Pada 23 Juni Mendatang
Sosialisasi PPDB SMA-SMK Online
Pria Paruh Baya Tewas Mendadak di Pinggir Jalan
   

Diduga Mabuk Berat, Bocah Ini Terkapar di Tepi Jalan
Pantura  Kamis, 21-05-2020 | 13:32 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Setelah berjam-jam tak ada yang berani mendekat, akhirnya, bocah tersebut dibangunkan petugas Satpol PP Tuban bersama relawan covid 19. Foto Khusni Mubarok
Berita Video : Diduga Mabuk Berat, Bocah Ini Terkapar di Tepi Jalan
Tuban pojokpitu.com, Seorang bocah berumur belasan tahun, terkapar di tepi jalan Pantura Tuban, Kamis (21/5) dini hari. Seketika warga di pinggir jalur Pantura, tepatnya Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Tuban, digegerkan oleh seorang bocah yang tergeletak di tepu jalur Pantura.

Karena tidak bergerak selama berjam-jam, warga khawatir bocah berusia belasan tahun ini, terpapar oleh virus corona yang sedang mewabah tersebut. Kejadian tersebut kemudian dilaporakan kepada petugas Satpol PP yang kebetulan tengah melintas.
 
Satpol PP Tuban dan relawan covid-19 yang datang ke lokasi, berkali kali mencoba membangunkan si bocah. Namun kunjung bangun. Setelah wajahnya di kucuri air dingin, ia akhirnya terbangun.
 
Dalam kondisi yang masih teler, pemuda yang mengaku bernama Doni, asal Kabupaten Sidoarjo mengaku awalnya di Tuban bersama teman temannya. Diduga karena masih mabuk akibat pengaruh minuman keras, Doni akhirnya ditinggal pergi oleh teman temannya.

Bahkan saat mencoba untuk bangun dan berjalan, Doni tampak sempoyongan dan tidak bisa berjalan normal, akibat pengaruh minuman keras yang di konsumsinya bersama teman-temannya.
 
Bocah ini kemudian dibawa petuga ke kantor Satpol PP. Rencananya, petugas akan memeriksakan bocah ini ke tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Tuban, sebelum di pulangkan ke daerah asalnya. (pul/VD:YAN) 

Berita Terkait

Diduga Mabuk Berat, Bocah Ini Terkapar di Tepi Jalan

Tiga Pemuda Mabuk Tendang Rambu Posko Covid-19

Saat Mabuk Berat, Preman Kampung Tewas Dikeroyok Warga
Berita Terpopuler
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Peristiwa  9 jam

Pengusaha Kulit Ditemukan Tewas Membusuk di Lingkungan Industri Kecil
Peristiwa  5 jam

Kasus Positif Covid Tembus 62, 4 Sembuh
Covid-19  5 jam

1.931 Jamaah Haji Bojonegoro Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Info Haji  3 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber