Berita Terbaru :
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
   

Melanggar PSBB, Habib Umar Assegaf Pilih Melawan Petugas
Metropolis  Kamis, 21-05-2020 | 15:40 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Sebuah video viral di media sosial menampilkan seorang pria berpakaian gamis dan berserban putih, melawan arahan petugas gabungan yang berjaga di check point Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Exit Tol Satelit Surabaya. Pria itu membantah perintah petugas karena mobil yang ditumpanginya dipaksa putar balik karena melanggar PSBB.

Dalam video itu, awalnya petugas gabungan menghentikan sedan Toyota Camry bernomor polisi N 1 B di sebuah jalur putar balik. Pria berpakaian gamis Habib Umar Assegaf asal Bangil Pasuruan itu terlihat tersinggung dengan arahan petugas. Habib Umar Assegaf memilih turun dari mobil dan  justru menegur polisi.

Seorang polisi mencoba merayu Habib Umar Assegaf agar tetap memutar balik mobilnya. Serta menegur pengemudinya sempat tidak memakai masker, serta jumlah penumpang melebihi ketentuan PSBB. Namun, pria bergamis itu tetap menolak dengan lantang.

Lalu datang petugas berseragam Satuan Polisi Pamong Praja ikut menegur. Cekcok akhirnya terjadi hingga kemudian Habib Umar Assegaf dan petugas Satpol PP adu fisik. Mobil berwarna hitam itu akhirnya putar balik.

Terkait insiden itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, insiden terjadi di check point PSBB di Exit Tol Satelit Surabaya pada Rabu sore, 20 Mei 2020. "Iya benar bahwa pria bergamis penumpang mobil Camry itu ialah Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil, pengasuh Majelis Roudhotus Salaf, Bangil, Pasuruan," kata Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.

Insiden bermula ketika petugas menghentikan mobil tersebut yang melaju dari arah Malang, dan keluar di Exit Tol Satelit Surabaya. Kemudian dilihat sopir tidak menggunakan masker. Serta kapasitas penumpang melebihi empat orang. Karena diketahui melanggar aturan PSBB yang berlaku di Kota Surabaya, maka petugas meminta pengemudi dan pemilik mobil agar berputar balik.

"Petugas sudah meminta pemilik mobil berputar dengan cara baik-baik. Namun, cara tersebut direspons dengan kata-kata kasar," tambah Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.

Trunoyudo mengatakan, masa pandemi COVID-19 ini mestinya semua elemen masyarakat memahami dan memaklumi pentingnya kedisiplinan aturan protokol kesehatan untuk mencegah penularan corona. (pul)


Berita Terkait

Habib Umar Assegaf Akhirnya Islah Dengan Samadi Satpol PP Surabaya

Penjelasan Brigjen Sandi Nugroho Terkait Pria Bergamis Adu Mulut di Checkpoin

Melanggar PSBB, Habib Umar Assegaf Pilih Melawan Petugas
Berita Terpopuler
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  8 jam

Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Metropolis  7 jam

Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Metropolis  7 jam

Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Hukum  7 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber