Berita Terbaru :
Sosialisasi PPDB SMA-SMK Online
Pria Paruh Baya Tewas Mendadak di Pinggir Jalan
Diduga Korban Pembunuhan, Sosok Mayat Ditemukan Dengan Banyak Luka di Kebun Jeruk
Menkes dan Kepala BNPB Apresiasi Pemprov Jatim Tangani Covid 19
Pemerintah Tunda Keberangkatan Haji Karena Pandemi Covid 19
12 Warga Desa Giripurno Kota Batu Positif Covid-19
Samsat Surabaya Timur Siap Menerapkan New Normal
1.931 Jamaah Haji Bojonegoro Gagal Berangkat ke Tanah Suci
5 Bulan Jumlah Penderita HIV/AIDS di Madiun Mencapai 26 Orang
Bahu Jalan Raya Ranuyoso Ambrol
Pasien Positif Corona di Pacitan Bertambah Saat Persiapan Skema New Normal
Dinsos Perketat Seleksi Penerima Bantuan di Masa Pandemi
Usai Kegitan Pelantikan Pengawas Dindik Provinsi Jatim, 4 Kepsek di Pacitan Akan Jalani Swab
Masyarakat Buka Dapur Umum Bagi Keluarga Pasien Terkonfrim Positif Covid 19
Ada 1646 Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Gagal Berangkat
   

Cuaca Buruk, Pelabuhan Ketapang Berlakukan Buka Tutup
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 21-05-2020 | 11:33 wib
Reporter : Iqbal Mustika dan Handoko Khusumo
Akibat cuaca buruk ini, tali seling pengait kapal ke dermaga terputus setelah dihantam ombak. Sehingga membuat ratusan kendaraan tertahan di halaman parkir pelabuhan. Foto Handoko
Banyuwangi pojokpitu.com, Akibat hujan lebat, dan tingginya gelombang di kawasan perairan selat bali, membuat pihak otoritas pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, memberlakukan sistem buka tutup pelayaran pada Rabu (20/5) malam. Penutupan pelabuhan selama satu jam lebih lantaran terbatasnya jarak pandang serta sulitnya kapal bersandar di dermaga saat gelombang tinggi melanda.

Puluhan kendaraan di dalam kapal pun tertahan tak bisa turun dari kapal lantaran ramdor kapal tak bisa sejajar dengan dermaga yang ada di pelabuhan karena tingginya gelombang. Cuaca ekstrim ini juga membuat tali seling KMP Agung Wilis terputus saat kapal akan sandar di dermaga ASDP Ketapang karena dihantam ombak.

Beruntung insiden terputusnya tali seling ini berhasil dikendalikan oleh nahkoda kapal. Pihak kesyahbandaran pelabuhan langsung meminta nahkoda kapal untuk menunda jadwal sandar kapal hingga kondisi gelombang kembali stabil.

Akibat dari penutupan pelabuhan ini, ratusan kendaraan yang hendak menyeberang ke pulau bali tertahan di halaman parkir pelabuhan. Mayoritas, antrean yang didominasi kendaraan angkutan logistik tujuan berbagai daerah di Pulau Bali. Mereka sudah mengantre di dalam pelabuhan selama 1 jam lebih lamanya. Dari catatan pihak kesyahbandaran pelabuhan, penutupan jasa layanan kapal di pelabuhan ini diberlakukan sejak pukul 19.40 Wib hingga pukul 20.50 Wib.
 
Menurut Dwi Jaya, perwira jaga syahbandar Ketapang, selain karena curah hujan yang cukup tinggi, besarnya gelombang pantai menjadi pertimbangan pihak otoritas pelabuhan menutup jasa layanan kapal. Tercatat, saat air pasang terjadi, gelombang pantai di sekitar dermaga pelabuhan mencapai tinggi hingga 1,5 meter. "Karena dirasa membahayakan, maka pihak pelabuhan menutup sementara jasa layanan kapal hingga hujan dan gelombang kembali mereda," kata Dwi Jaya.

Cuaca ekstrem yang terjadi di kawasan perairan selat Bali diprediksi akan terus terjadi hingga beberapa hari ke depan. Hujan deras disertai tingginya gelombang masih berpotensi terjadi di peralihan musim ini.

Pihak otoritas pelabuhan mengimbau kepada seluruh operator kapal untuk berhati-hati, dan terus mematuhi instruksi agar tak sampai menimbulkan insiden kecelakaan laut di perairan selat bali. (pul/VD:YAN)

Berita Terkait

Cuaca Buruk, Pelabuhan Ketapang Berlakukan Buka Tutup

Lumajang Diterjang Cuaca Buruk

Angin Sangat Kencang, Petani Rumput Laut Rugi Besar

Cuaca Buruk Landa Laut Utara Tuban, Tangkapan Nelayan Ikan Merosot
Berita Terpopuler
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Peristiwa  6 jam

Pengusaha Kulit Ditemukan Tewas Membusuk di Lingkungan Industri Kecil
Peristiwa  3 jam

Kasus Positif Covid Tembus 62, 4 Sembuh
Covid-19  3 jam

1.931 Jamaah Haji Bojonegoro Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Info Haji  1 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber