Berita Terbaru :
Jokowi Minta Tambakan Personil TNI Polri Untuk Turunkan Kurva Covid 19 di Jatim
Disinyalir Penyandang Dana Buat Balon, Seorang ASN Diperiksa Polisi
Polsek Sukorejo Amankan Balon Udara Siap Diterbangkan
Petugas Check Point Amankan Pengendara Motor Nekat Masuk Jalan Tol
Tim Satgas Pangan Sidak Harga Daging Ayam Capai Rp 40 Ribu
Duka Mendalam Salah Satu Korban Mobil Terbakar di Pasuruan, Karena Besok Ultah
Dua Petugas Medis Terkonfirmasi Positif Covid-19
Walikota Malang Pastikan PSBB Tak Diperpanjang
Sidang DPR
PSBB Jilid III, Desa Waru Menjadi Pusat Percontohan Menekan Angka Penyebaan Virus Covid-19
Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN dan Jurnalis Jalani Rapid Test
Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Pandemi Covid 19 Ternyata Berdampak Pada Penjual Janur dan Ketupat
Polsek Sukolilo Pantau Pengamanan Perumahan Terapkan Protap Covid 19
   

Ilmu Falak Di Pondok Pesantren, Begini Caranya
Teknologi  Kamis, 21-05-2020 | 00:04 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Pesantren, identik dengan pendidikan tradisional yang mendalami agama, alquran-hadist hingga kitab kuning. Di Kabupaten Tuban, sebuah pesantren salaf juga mengajarkan ilmu falak, atau ilmu yang mempelajari tentang pergerakan benda langit, agar dapat mengetahui waktu sholat, idul fitri hingga arah kiblat.

Di Pondok Pesantren Nurussalam Walisongo, yang ada diperbukitan Gomang, Desa Lajolor, Kecamatan Singgahan, Tuban mengajarkan ilmu falak. Ilmu yang mempelajari tentang pergerakan benda langit. Untuk dapat mengetahui waktu sholat, idul fitri hingga arah kiblat. Pada bulan ramadhan, santri disini mendapatkan pelajaran ilmu falak, salah satunya untuk menentukan arah kiblat.

Kali ini, pemateri M. Ihtirozun Niam, seorang dosen ilmu falak di IAIN Walisongo Semarang. Para santri terlihat antusias dan mendengarkan materi-materi yang disampaikan. Mulai dari belajar teori segitiga bola dan trigonometri, hingga metode yang berkembang untuk menentukan kiblat. Selain itu, para santri juga diajari untuk praktik langsung di lapangan, agar lebih paham tentang ilmu falak yang diajarkan.

Menurut M Ihtirozun Niam, belajar ilmu falak tidaklah sulit dan tidak perlu menggunakan alat mahal. Pasalnya, kesulitan tersebut bisa disiasati dengan penggunaan alat yang telah diciptakan oleh ilmuwan-ilmuwan terdahulu. "Salah satunya alat diberi nama al- murobba. Alat ini berbentuk persegi dan berfungsi sebagai metode untuk mengukur waktu sholat, arah kiblat dengan lebih murah dan efisien," kata M Ihtirozun Niam.

Dengan pelajaran ilmu falak selama bulan ramadhan ini, diharapkan dapat menambah wawasan dan khazanah keilmuan para santri pondok pesantren. (pul)

Berita Terkait

Ilmu Falak Di Pondok Pesantren, Begini Caranya
Berita Terpopuler
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  12 jam

Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  13 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  11 jam

Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber