Berita Terbaru :
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
   

IKA FIB Unair Bagikan Sembako di Kampung Nelayan Kenjeran
Life Style  Rabu, 20-05-2020 | 18:52 wib
Reporter : Endang Pergiwati
Noer Sidik, M.Hum, ketua IKA FIB Unair, memberikan bingkisan sembako kepada Suwarsono, Ketua RT 2, RW 3, di Kelurahan Kejawan Lor, Kenjeran, Surabaya, Rabu (20/5)
Surabaya pojokpitu.com, Selain menimbulkan korban jiwa dalam jumlah yang tidak sedikit, pandemi covid 19 ini juga memukul laju perekonomian hampir seluruh lapisan masyarakat. Karena keprihatinan sosial ini, Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga mengadakan bakti sosial di kampung nelayan Kenjeran, Surabaya, Rabu (20/5).

Bakti sosial yang diadakan berupa pembagian 50 bingkisan berupa sembako seperti beras, minyak goreng, mie instan, serta sarden. Bingkisan ini dibagikan kepada warga Kelurahan  Kejawan Lor, Kenjeran, Surabaya.

"Selain bingkisan berupa sembako, kami juga memberikan masker sebanyak 500 buah,  alat pelindung diri (APD), dan 6 buah inkubator untuk klinik, puskesmas dan rumah sakit di Surabaya dan Sidoarjo," terang Ezith Perdana Estafeta, M.Hum.,, selaku Sekretaris IKA FIB Unair.

Noer Sidik, M.Hum., Ketua IKA FIB Unair mengungkapkan bakti sosial ini sebagai respon terhadap kondisi pandemi covid 19 saat ini yang banyak membuat rakyat kecil makin terpukul secara perekonomian. "Kami hanya ingin berbagi dengan mereka yang terdampak pandemi ini," tuturnya.

Sementara Suwarsono, Ketua RT 3 RW 2 Kelurahan Kejawan Lor, mengaku banyak warganya yang mengalami kemerosotan pendapatan.
"91 persen warga di sini adalah nelayan, dan kami sangat merasakan dampak dari pandemi ini. Termasuk adanya PSBB, yang mengakibatkan aktivitas pasar tidak lagi seperti dulu. Konsumen di pasar menurun, sehingga pendapatan juga menurun," ungkapnya sambil mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk warganya. (end)

Berita Terkait

Dampak Covid 19 Ribuan Tukang Becak Antri Sembako

IKA FIB Unair Bagikan Sembako di Kampung Nelayan Kenjeran

Crazy Rich Surabaya Ini Kejutkan Warga Dengan Kardus Berisi Uang dan Sembako

Bupati Sampang Kunjungi Warga Pulau Mandangin dan Memberikan Sembako
Berita Terpopuler
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  7 jam

Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Metropolis  7 jam

Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Metropolis  6 jam

Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Hukum  6 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber