Berita Terbaru :
Bayi Dikerubuti Semut Ditemukan Dalam Kondisi Hidup
Penasehat Tersangka OTT Ingin Kejaksaan Bogkar Pungli Benih Jagung
Warga Temukan Situs Sejarah Saat Hendak Tanam Pisang
Hasil Penyidikan, Praktek Dukun Cabul Bertarif Rp 300 Ribu
Musim Kemarau, Permintaan Pembuatan Sumur Meningkat
Satlantas Polres Tuban, Gelar Operasi di Pasar Tradisonal
PBVSI Mastekno Proliga Ke 20 Akan Digelar Lebih Cepat
Hari Ini di Lamongan Empat Pasien Covid 19 Meninggal Dunia
Peringatan HUT RI ke 75, Banyak Diskon Tiket Kereta Api
Mulan Tayang Bukan di Bioskop, Streaming Eksklusif di Disney
Tidak Sekedar Ulang Tahun, Begini Agenda Cia Tanggal 17 Agustus Nanti
Keluarga Suspek Covid 19 Gagal Jemput Paksa Jenazah
Semangat, Kakak-Adik Berkebutuhan Khusus Ini Belajar Sambil Kerja Tambal Ban
Ancang-Ancang Hadapi Resesi, Pengusaha: Tetap Harus Investasi
Pemkab Sidoarjo Akan Memberlakukan Belajar Tatap Muka Dengan Protokol Kesehatan Ketat
   

Mr D Goreskan Sketsa Gerak Metamorfosis Para Begawan Media
Opini  Rabu, 20-05-2020 | 12:03 wib
Reporter : MR D
MR D, pegiat seni dan teknologi musik
Surabaya pojokpitu.com, Perupa sketsa hitam putih Doddy Hernanto atau lebih dikenal dengan Mr D kembali menghadirkan sebuah karya hitam putih yang menggoda imajinasi. Sebab, tidak sekadar goresan sketsa semata, setiap lukisan dibekali visualisasi teknologi.

Bertajuk "Metamorfosis", lukisan gerak ini menampilkan tiga begawan media. Pendiri Kompas Jakob Oetama, mantan Bos Jawa Pos Dahlan Iskan dan Founder TIMES Indonesia Khoirul Anwar.

Bukan tanpa alasan Mr D menggores sketsa Khoirul Anwar di antara dua begawan media. Paduan spirit dua media terbesar yang merajai perusahaan berita di Indonesia itu, kini menjadi semangat TIMES Indonesia untuk berkibar di tengah pesatnya media berbasis teknologi.

"Sejauh ini saya mengamati media TIMES Indonesia itu dibangun dengan menggabungkan semangat Jacob Oetama  dan Dahlan Iskan," tutur Mr D, Senin (18/5/2020).

Nampak tiga orang pegiat media ini menampilkan seulas senyum secara bergantian. Senyum Jakob Oetama, Dahlan Iskan dan Khoirul Anwar silih berganti dalam kecanggihan seni berbasis teknologi.

"Ada spirit mereka di TIMES Indonesia. Jadi secara spiritualistik seni, Kompas plus Jawa Pos sama dengan TIMES Indonesia," sambungnya.

Bagi Mr D, teknologi adalah tools untuk mempermudah kerja. Sebab dalam dunia seni harus ada kekinian dan dinamisasi.

"Content is the king. Sketsa bergerak itu dinamis," ungkapnya.

Sementara itu, Kurator Seni Rupa Asri Nugroho memiliki pandangan tersendiri. Menurut Asri, Mr D selalu mempunyai kegelisahan tanpa henti untuk melakukan perubahan sesuai impiannya.

"Dalam kehidupan sehari-harinya pokoknya dia harus berbeda dengan pelukis lain. Di sini sudah terasa kalau perjuangan mencari hal-hal baru dengan keyakinan yang penuh keberanian untuk masuk sampai di dunia kekinian," terang Asri.

Latar belakang hitam selalu identik dalam tiap sketsa serta unsur aplikasi digital untuk memudahkan penikmat karyanya larut dalam sketsa hidup tanpa batas.

"Sehingga bagi pemirsa lebih mudah untuk mengapresiasinya," jelas pelukis kawak tersebut.

Selain itu, Mr D juga selalu haus belajar di arena informasi yang saat ini terlalu sulit untuk ditebak. Perubahan bentuk pemikiran terserap merefleksikan karya-karyanya. Berani mempelajari informasi baru yang berkembang saat ini.

"Mr D adalah seorang pelukis yang selalu mempersiapkan diri untuk mengisi sebuah lembaran baru," tuntasnya. (PUL)


Berita Terkait

Mr D Goreskan Sketsa Gerak Metamorfosis Para Begawan Media
Berita Terpopuler
Bebas Asimilasi, Bandar Narkoba Kembali Edarkan Sabu
Peristiwa  13 jam

Bupati Sangat Dukung Pengembangan Paralayang di Blego Parang
Politik  16 jam

Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Ekonomi Dan Bisnis  14 jam

Berawal Ketangkap Mencuri Ponsel Disebuah Salon, Ternyata Pelaku Juga Seorang Cu...selanjutnya
Malang Raya  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber