Berita Terbaru :
45 Desa Bentuk Kampung Tangguh Gandeng Relawan Dari Pesilat Madiun
Hadapi New Normal, Warga Lakukan Simulasi Penanganan Pasien Covid
Pandemi Covid Berimbas Penjualan Janur di Lamongan
Pasca Lebaran Harga Daging Meroket Capai Rp 140 Ribu Per Kilo
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Laka Laut Kapal Penyebrangan Pulau Gili Ketapang, Muatan Ikan Tenggelam
Drainase Jelek, Pabrik PSI Disidak Bupati
Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
LPT Unair Berhenti Layani Pemeriksaan Spesimen 14 Hari Ke Depan
Terseret Banjir Kali Lamong Dua Orang Meningal Dunia
Puluhan Warga Surabaya Serukan Aksi Tolak PSBB Jilid 3
New Normal Tak Pengaruhi Pembelajaran Praktikum Mahasiswa FK
Pemkot Bantah Cuitan Viral Seorang Dokter di Twitter
Tim Labfor Olah TKP Lokasi Kejadian Tewasnya 2 Bocah Dalam Mobil
Peduli Terhadap Warga yang Terdampak Pandemi Dengan Sediakan Lapak Gratis
   

Mr D Goreskan Sketsa Gerak Metamorfosis Para Begawan Media
Opini  Rabu, 20-05-2020 | 12:03 wib
Reporter : MR D
MR D, pegiat seni dan teknologi musik
Surabaya pojokpitu.com, Perupa sketsa hitam putih Doddy Hernanto atau lebih dikenal dengan Mr D kembali menghadirkan sebuah karya hitam putih yang menggoda imajinasi. Sebab, tidak sekadar goresan sketsa semata, setiap lukisan dibekali visualisasi teknologi.

Bertajuk "Metamorfosis", lukisan gerak ini menampilkan tiga begawan media. Pendiri Kompas Jakob Oetama, mantan Bos Jawa Pos Dahlan Iskan dan Founder TIMES Indonesia Khoirul Anwar.

Bukan tanpa alasan Mr D menggores sketsa Khoirul Anwar di antara dua begawan media. Paduan spirit dua media terbesar yang merajai perusahaan berita di Indonesia itu, kini menjadi semangat TIMES Indonesia untuk berkibar di tengah pesatnya media berbasis teknologi.

"Sejauh ini saya mengamati media TIMES Indonesia itu dibangun dengan menggabungkan semangat Jacob Oetama  dan Dahlan Iskan," tutur Mr D, Senin (18/5/2020).

Nampak tiga orang pegiat media ini menampilkan seulas senyum secara bergantian. Senyum Jakob Oetama, Dahlan Iskan dan Khoirul Anwar silih berganti dalam kecanggihan seni berbasis teknologi.

"Ada spirit mereka di TIMES Indonesia. Jadi secara spiritualistik seni, Kompas plus Jawa Pos sama dengan TIMES Indonesia," sambungnya.

Bagi Mr D, teknologi adalah tools untuk mempermudah kerja. Sebab dalam dunia seni harus ada kekinian dan dinamisasi.

"Content is the king. Sketsa bergerak itu dinamis," ungkapnya.

Sementara itu, Kurator Seni Rupa Asri Nugroho memiliki pandangan tersendiri. Menurut Asri, Mr D selalu mempunyai kegelisahan tanpa henti untuk melakukan perubahan sesuai impiannya.

"Dalam kehidupan sehari-harinya pokoknya dia harus berbeda dengan pelukis lain. Di sini sudah terasa kalau perjuangan mencari hal-hal baru dengan keyakinan yang penuh keberanian untuk masuk sampai di dunia kekinian," terang Asri.

Latar belakang hitam selalu identik dalam tiap sketsa serta unsur aplikasi digital untuk memudahkan penikmat karyanya larut dalam sketsa hidup tanpa batas.

"Sehingga bagi pemirsa lebih mudah untuk mengapresiasinya," jelas pelukis kawak tersebut.

Selain itu, Mr D juga selalu haus belajar di arena informasi yang saat ini terlalu sulit untuk ditebak. Perubahan bentuk pemikiran terserap merefleksikan karya-karyanya. Berani mempelajari informasi baru yang berkembang saat ini.

"Mr D adalah seorang pelukis yang selalu mempersiapkan diri untuk mengisi sebuah lembaran baru," tuntasnya. (PUL)


Berita Terkait

Mr D Goreskan Sketsa Gerak Metamorfosis Para Begawan Media
Berita Terpopuler
Klaster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Covid-19  8 jam

Petugas Check Point Amankan Pengendara Motor Nekat Masuk Jalan Tol
Peristiwa  10 jam

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Peristiwa  5 jam

Jokowi Minta Tambahkan Personil TNI Polri Untuk Turunkan Kurva Covid 19 di Jatim...selanjutnya
Covid-19  9 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber