Berita Terbaru :
Persiapan New Normal, Masyarakat Dilatih Mandiri dan Tidak Bergantung Pada Pemerintah
Rapid Test Massal Tidak Terapkan Phsycal Distancing
Kegiatan Belajar Mengajar Ponpes Annur Terhenti Sejak Pandemi Covid 19
Dindik Tunggu Restu Tim Gugus Tugas Untuk Memulai KBM
Serentak, PPDB di Madiun Bakal Dilaksanakan Pada 23 Juni Mendatang
Sosialisasi PPDB SMA-SMK Online
Pria Paruh Baya Tewas Mendadak di Pinggir Jalan
Diduga Korban Pembunuhan, Sosok Mayat Ditemukan Dengan Banyak Luka di Kebun Jeruk
Menkes dan Kepala BNPB Apresiasi Pemprov Jatim Tangani Covid 19
Pemerintah Tunda Keberangkatan Haji Karena Pandemi Covid 19
12 Warga Desa Giripurno Kota Batu Positif Covid-19
Samsat Surabaya Timur Siap Menerapkan New Normal
1.931 Jamaah Haji Bojonegoro Gagal Berangkat ke Tanah Suci
5 Bulan Jumlah Penderita HIV/AIDS di Madiun Mencapai 26 Orang
Bahu Jalan Raya Ranuyoso Ambrol
   

Larangan Mudik Membuat Penjualan Perusahaan Aksesoris Ini Ambyar
Otomotif  Selasa, 19-05-2020 | 00:06 wib
Reporter :
pojokpitu.com, Larangan mudik di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19 tak hanya berdampak merosotnya pendapatan perusahaan otobus (PO), tetapi juga dirasakan oleh perusahaan pendukung otomotif atau aksesoris. Salah satunya ialah PT Sole Indotrade.

Perusahaan yang menjual roof box dengan merek Whale Carrier itu mengaku bahwa penjualan mereka mengalami penurunan tajam hingga 95 persen di tengah pandemi virus Corona.

"Untuk peminat roof box sebenarnya banyak menjelang lebaran ini. Hanya saja saat pandemi Covid-19 ini penjualan kami turun hingga 95 persen," kata General Manager PT Sole Indotrade, Ronny Alexander melalui pesan singkatnya, Kamis (14/5).

Apalagi, lanjut Ronny, ditambah lagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu telah mengumandangkan larang mudik demi memutus rantai penyebaran virus corona. Menurutnya, dengan kebijakan tersebut membuat tren penjualan roof box makin ambyar.

"Sebenarnya sudah ada calon pembeli walaupun lagi pandemi, tetapi karena kebijakan dari pemerintah soal larangan mudik. Banyak konsumen yang berubah pikiran untuk tidak jadi membeli karena tidak boleh mudik tahun ini," terangnya.

Ronny mengatakan, menjelang lebaran Idul Fitri ini merupakan moment yang paling digandang untuk meningkatkan penjualannya.Ronny menyebut, pada hari raya tahun lalu mereka mampu menjual hingga 500 unit lebih dalam waktu sebulan saja.

"Penjualan roof box biasanya selalu meningkat setiap tahunnya, terutama menjelang mudik seperti ini bisa 500 unit lebih sebulannya," ungkapnya.

Demi meningkatkan kembali penjualan berbagai cara pun dilakukan. Salah satunya dengan memberikan gimmick menarik konsumen seperti cashback Rp300 ribu dan pemasangan gratis untuk wilayaj Jabodetabek.

Untuk harganya sendiri, Ronny membanderol roof box membanderol Rp4,6 juta sampai Rp9 juta. (mg9/jpnn/yos)

Berita Terkait

Larangan Mudik Membuat Penjualan Perusahaan Aksesoris Ini Ambyar
Berita Terpopuler
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Peristiwa  7 jam

Pengusaha Kulit Ditemukan Tewas Membusuk di Lingkungan Industri Kecil
Peristiwa  4 jam

Kasus Positif Covid Tembus 62, 4 Sembuh
Covid-19  4 jam

1.931 Jamaah Haji Bojonegoro Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Info Haji  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber