Berita Terbaru :
Meski Di Tengah Pandemi, Kanim Selesaikan Ribuan Paspor Haji
PT KAI Daop 8 Surabaya Rumuskan Pedoman Antisipasi New Normal
Terminal Kertonegoro Ngawi Mati Suri
Aduh Uber Menghancurkan Ribuan Sepeda Listrik, Kenapa?
Amankah Pemanis Buatan untuk Penderita Diabetes?
Rumah Milik Warga di Ponorogo Nyaris Roboh
RSUD dr Mohamad Saleh Gunakan Aferisis Untuk Terapi Pasien Covid 19
Peringati Hari Lahirnya Pancasila, Aktifis PA GMNI Lakukan Tabur Bunga di TMP
Kapolres Malang Siapkan 1.295 Personil Untuk New Nomral Life
   

Roker Gaek Sebut Umat Manusia akan Binasa Jika Tak Bekerja Sama dan Terus Termakan Propaganda
Infotainment  Senin, 18-05-2020 | 04:05 wib
Reporter :
Roger Waters. Foto: REUTERS
pojokpitu.com, Musikus gaek Roger Waters punya analisis kritis soal pandemi penyakit virus corona 2019 (COVID-19). Penulis lagu yang juga pembetot bas di Pink Floyd itu menganggap virus corona merupakan alarm bagi umat manusia untuk menyadari kehidupan yang sedang menuju kebinasaan.

Waters mengatakan, umat manusia akan binasa jika tak menolak sistem ekonomi yang tak adil dan perang propaganda melalui media. Menurutnya, umat manusia harus bekerja sama.

"Jelas apa yang COVID-19 telah tunjukkan kepada kita semua adalah untuk menghadapi musuh bersama ini, seperti virus ganas, kita perlu bekerja sama, bertindak bersama sebagai komunitas global," ujarnya kepada Russian Today.

"Kita menuju jurang omnicidal (kemusnahan spesies manusia, red) kehancuran segala hal. Jadi apakah ini menjadi wake-up call? Saya harap begitu," sambungnya.

Musikus asal Inggris itu juga mengkritisi ekonomi neoliberal yang menurutnya ibarat gajah di dalam ruangan. Arti ungkapan itu adalah ada masalah yang begitu besar tetapi orang-orang mengabaikannya.

Menurut Waters, kerja sama yang diperlukan umat manusia hampir mustahil terwujud jika dikendalikan oleh motif memperbesar keuntungan perusahaan yang menjalankan negara.

Pesohor kelahiran itu 6 September 1943 itu menyoroti beberapa negara yang merespons pandemi dengan mencetak miliaran bahkan triliunan dolar yang kemudian dibagikan kepada pihak-pihak pemilik koneksi politik yang baik.
Untungnya, kata roker veteran itu, internet telah menghancurkan batasan media arus utama, sehingga memungkinkan komunitas orang-orang yang punya ketertarikan sama akan hak asasi dan kebenaran untuk tumbuh dan berkembang.

"Titik fokus utama dari perbincangan kita adalah bagaimana memerangi mesin propaganda besar sekali yang telah meyakinkan saudara dan saudari kita bahwa ini normal," katanya.(RT/ara/jpnn/pul)

Berita Terkait

Roker Gaek Sebut Umat Manusia akan Binasa Jika Tak Bekerja Sama dan Terus Termakan Propaganda

Program Go International di RPJMD Kota Batu Menuai Kritik

Ini Harus Ditaati, Broker Properti Diwajibkan Bersertifikat
Berita Terpopuler
Kapolres Malang Siapkan 1.295 Personil Untuk New Nomral Life
Malang Raya  9 jam

Terminal Kertonegoro Ngawi Mati Suri
Peristiwa  3 jam

Peringati Hari Lahirnya Pancasila, Aktifis PA GMNI Lakukan Tabur Bunga di TMP
Peristiwa  7 jam

RSUD dr Mohamad Saleh Gunakan Aferisis Untuk Terapi Pasien Covid 19
Teknologi  6 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber