Berita Terbaru :
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
   

Sepi Pembeli Akibat Covid-19, Pedagang Di Kampung Ilmu Pilih Jual Via Online
Pendidikan  Minggu, 17-05-2020 | 19:05 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Untuk menjawab masalah sepi pembeli, sejumlah pedagang buku memutar otak dan menjual bukunya di lapak toko-toko online agar tetap laku terjual. Foto dok.pojokpitu.com
Surabaya pojokpitu.com, Hari buku nasional yang jatuh pada tanggal 17 Mei 2020, selalu identikkan dengan permasalahan minat membaca. Di kampung ilmu Jalan Semarang Surabaya contohnya, kampung yang menjual beraneka macam buku-buku terlihat makin sepi akibat pandemi covid-19 yang melanda.

Suasana kampung ilmu jalan Semarang Kecamatan Bubutan Surabaya, Minggu siang tidak lagi banyak pengunjung yang datang. Apalagi sejak pandemi corona mewabah dan musim libur sekolah, omset pedagang turun drastis.

Dwi Kustantina contohnya, ibu muda satu anak ini mengaku, kampung ilmu tempat berjualan mulai terlihat sepi saat covid-19 melanda. Sehari menjaga lapak, mungkin hanya satu atau dua bukunya terjual. Tak ingin hanya menerima nasib, Dwi dan sejumlah pedagang buku lain berinisiatif memasarkan bukunya di toko-toko online, seperti tokopedia hingga shoopee.

Dwi kustantina menganggap, di era teknologi seperti saat ini banyak peminat buku yang lebih menyukai tipikal pembelian buku via online. "Kini memilih berjualan buku via online, dalam satu platform toko online saja, dan memosting sekitar 30-an lebih buku-buku lawas hingga baru dengan latar belakang keilmuan," kata Dwi Kustantina.

Di hari buku nasional ini, Dwi berharap banyak pengunjung yang tetap meramaikan kampung ilmu. Sebab kampung ilmu bukan hanya tempat pedagang menjual buku, disini juga menyediakan tempat membaca buku yang nyaman. (pul)
































Berita Terkait

Sepi Pembeli Akibat Covid-19, Pedagang Di Kampung Ilmu Pilih Jual Via Online

Kampung Ilmu Jadi Sentra Literasi dan Budaya Surabaya
Berita Terpopuler
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  7 jam

Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Metropolis  7 jam

Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Metropolis  6 jam

Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Hukum  6 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber