Berita Terbaru :
Sampai Saat Ini, Pemprov Jatim Belum Memutuskan Kenaikan UMP 2021
Musim Panen Raya , Petani Mengeluh Harga Jual Tomat Sayur Rendah
Bangkalan Masuk Kabupaten Kategori Potensi Bencana Hidrometeorologi
Dinkop : Tidak Ada Pendaftaran Bantuan UMKM Secara Online
Pengerjaan Gedung Shelter Covid 19 Dimulai
Bawaslu Gandeng Santri Jadi Mitra Pengawasan Pilkada
Ribuan Pohon Ditanam di Bumi Perkemahan Glagah Arum Senduro
Masa Pandemi Bisa Tingkatkan Imun Untuk Refreshing di Coban Bidadari
Sekretaris DPC PPP: Meski Sudah Bukan Ketua DPC, Status Ra Mamak Tetap Kader PPP
Usai Pilkada Nanti, 22 Desa di Ngawi Gelar Pilkades
Pemkot Siapkan Pembelajaran Tatap Muka
   

Juru Tagih Koperasi Gelapkan Uang Tagihan
Metropolis  Rabu, 13-05-2020 | 18:34 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Demi memenuhi kebutuhan keluarganya, seorang juru tagih koperasi, nekat menggelapkan uang tagihan hingga Rp 42 juta. Akibat perbuatannya, juru tagih asal Jember ini akhirnya dilaporkan oleh nasabahnya ke Polsek Wonocolo. Dengan sejumlah barang bukti tagihan yang dimanipulasi, pelaku akhirnya ditangkap.

Prayudi Irdananto (31) warga Desa Kalisat, Jalan Argopuro, Jember ini akhirnya meringkus di sel tahanan Polsek Wonocolo. Pria yang bekerja sebagai juru tagih sebuah koperasi Jalan Wonocolo ini, ditangkap polisi dalam kasus penggelapan uang tagihan sebesar Rp 42,9 juta milik nasabah.
 
"Kasus penggelapan ini terungkap setelah sejumlah nasabah melapor ke Polsek Wonocolo terkait dugaan pidana penggelapan di Koperasi Jalan Wonocolo gang buntu. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya memeriksa dan menangkap tersangka Prayudi," kata Kompol Masdawati Saragih, Kapolsek Wonocolo.
 
Dengan barang bukti berupa 29 kwitansi kasbon, dan 76 lembar kartu pinjaman yang telah dimanipulasi, tersangka Prayudi langsung dijebloskan ke sel tahanan Polsek Wonocolo. Modus yang dilakukan tersangka adalah dengan memalsukan data keluar uang koperasi, dan tidak melaporkan hasil penagihan.
 
Di hadapan penyidik, tersangka mengaku sengaja menggelapkan uang koperasi akibat kekurangan uang untuk keluarganya. Penggelapan itu dilakukan sejak November 2019 hingga awal Maret 2020.
 
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 374 KUHP tentang tindak penggelapan dan diancam hukuman paling lama lima tahun penjara.(end)
 


Berita Terkait

Pelaku Penggelapan Mobil Dibekuk Polisi

Dua Bulan, Sales Snack Tilap Uang Perusahaan Rp 724 Juta

Pelaku Spesialis Penggelapan Mobil di Madiun Raya Dibekuk Polisi

Gadaikan Motor Pelanggan, Seorang Purel Diamankan Polisi
Berita Terpopuler
Pemkot Siapkan Pembelajaran Tatap Muka
Malang Raya  10 jam

Masa Pandemi Bisa Tingkatkan Imun Untuk Refreshing di Coban Bidadari
Malang Raya  7 jam

Ribuan Pohon Ditanam di Bumi Perkemahan Glagah Arum Senduro
Peristiwa  6 jam

Usai Pilkada Nanti, 22 Desa di Ngawi Gelar Pilkades
Pilkada  9 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber