Berita Terbaru :
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos
Sidak Protokol Kesehatan di Pasar Hewan, Puluhan Pembeli dan Penjual Dirapid Test
Kantor Bank Jatim Cabang Bojonegoro Tutup 3 Hari Akibat Pegawai Positif Covid -19
Tuntut Ganti Rugi, Pemilik Kios Pasar Baru Lurug Pemkab
Satu Guru Terpapar Covid-19, SMKN 1 Bojonegoro Kembali Belajar Daring
Kenalan di Medsos, Kakek Satu Cucu Perkosa Pelajar di Rumahnya Sendiri
Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Kasus Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Polri Tak Beri Izin Liga 1
Empat Pemain Persebaya Positif Covid 19
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas Covid 19
Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Bupati Tuban Bersama Forkopimda Gowes Bareng dan Bagikan Masker
Pemerintah Lumajang Cek Gudang Tembakau
Kuota Internet Dari Kemendikbud Belum Cair
   

Mushaf Al Quran Tua Dari Bahan Jeluang, Diyakini Peninggalan Abad 15
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 13-05-2020 | 17:40 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Sebuah Mushaf Al Quran tua, yang diperkirakan peninggalan abad 15, ditemukan di Kabupaten Situbondo. Al quran tersebut, ditulis tangan di atas kertas jenis jeluang atau kertas dari kulit kayu. Peninggalan berharga yang masih belum diketahui siapa penulisnya itu sudah mengalami sedikit kerusakan di sebagian lembar-lembar jeluangnya.

Sebuah Mushaf Alquran bertulis tangan, masih terawat dan disimpan rapi oleh Abdul Halik, warga Dusun Pathek Desa Duwet Kecamatan Panarukan. Alquran bertulis tangan diyakini pada abad 15 silam , karya seorang ulama yang tidak diketahui nama penulisnya .
 
Mushaf berbahan jeluang (kertas dari kulit kayu) itu , didapatkan oleh Abdul Halik dari seorang petani di Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo. Sepintas dari fisik jeluang tersebut, sekitar 10 persen sudah mengalami rusak, akibat tidak terawat dari pemilik sebelumnya .
 
Kulit pohon daluang (broussonetia papyrifera) atau mulberry ini, sering dipakai untuk keperluan menulis dan bahkan dipakai untuk bahan pembuatan pakaian sebelum industri tekstil muncul. Abdul Halik yang sebagai pemerhati sejarah, Mushaf Alquran rencananya akan dihibahkan ke museum sejarah yang akan dibangun Desa Duwet .
 
Dirinya sengaja mengoleksi benda-benda bersejarah seperti Mushaf Alquran kuna, dilakukan sebagai bentuk kepedulian dirinya terhadap warisan leluhur dan peradaban nusantara.
 
Kelak jika sudah tersimpan dalam museum, barang sejarah tersebut, bisa menjadi bahan edukasi bagi generasi penerus bangsa. Barang-barang sejarah tersebut, diserahkan ke museum juga dengan tujuan untuk menyelamatkan kekayaan budaya Bangsa Indonesia.(end)
 


Berita Terkait

Mushaf Al Quran Tua Dari Bahan Jeluang, Diyakini Peninggalan Abad 15
Berita Terpopuler
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Peristiwa  6 jam

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Peristiwa  7 jam

Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Peristiwa  3 jam

Warga Pesisir Jember Tak Terpengaruh Isu Tsunami
Peristiwa  16 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber