Berita Terbaru :
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
   

Mushaf Al Quran Tua Dari Bahan Jeluang, Diyakini Peninggalan Abad 15
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 13-05-2020 | 17:40 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Sebuah Mushaf Al Quran tua, yang diperkirakan peninggalan abad 15, ditemukan di Kabupaten Situbondo. Al quran tersebut, ditulis tangan di atas kertas jenis jeluang atau kertas dari kulit kayu. Peninggalan berharga yang masih belum diketahui siapa penulisnya itu sudah mengalami sedikit kerusakan di sebagian lembar-lembar jeluangnya.

Sebuah Mushaf Alquran bertulis tangan, masih terawat dan disimpan rapi oleh Abdul Halik, warga Dusun Pathek Desa Duwet Kecamatan Panarukan. Alquran bertulis tangan diyakini pada abad 15 silam , karya seorang ulama yang tidak diketahui nama penulisnya .
 
Mushaf berbahan jeluang (kertas dari kulit kayu) itu , didapatkan oleh Abdul Halik dari seorang petani di Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo. Sepintas dari fisik jeluang tersebut, sekitar 10 persen sudah mengalami rusak, akibat tidak terawat dari pemilik sebelumnya .
 
Kulit pohon daluang (broussonetia papyrifera) atau mulberry ini, sering dipakai untuk keperluan menulis dan bahkan dipakai untuk bahan pembuatan pakaian sebelum industri tekstil muncul. Abdul Halik yang sebagai pemerhati sejarah, Mushaf Alquran rencananya akan dihibahkan ke museum sejarah yang akan dibangun Desa Duwet .
 
Dirinya sengaja mengoleksi benda-benda bersejarah seperti Mushaf Alquran kuna, dilakukan sebagai bentuk kepedulian dirinya terhadap warisan leluhur dan peradaban nusantara.
 
Kelak jika sudah tersimpan dalam museum, barang sejarah tersebut, bisa menjadi bahan edukasi bagi generasi penerus bangsa. Barang-barang sejarah tersebut, diserahkan ke museum juga dengan tujuan untuk menyelamatkan kekayaan budaya Bangsa Indonesia.(end)
 


Berita Terkait

Mushaf Al Quran Tua Dari Bahan Jeluang, Diyakini Peninggalan Abad 15
Berita Terpopuler
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  7 jam

Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Metropolis  6 jam

Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Metropolis  6 jam

Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Hukum  5 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber