Berita Terbaru :
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
   

Masjid Jamik Madegan, Masjid Dibangun Dalam Satu Malam
Tempo Doeloe  Senin, 11-05-2020 | 23:14 wib
Reporter : Ali Muhdor
Sampang pojokpitu.com, Di Sampang terdapat masjid yang unik dan bersejarah. Konon berdirinya masjid pada masa kepemimpinan Patih Adipramono, dibangun hanya dengan senjata tombak dari waktu tengah malam saja.

Masjid cukup besar berdiri kokoh di Kampung Madegan Kelurahan Polagan Sampang Madura. Masjid tersebut pertamakali dibangun pada masa Kerajaan Patih Adipramono, raja pertama di Kabupaten Sampang pada tahun 1583 silam.

Uniknya, masjid ini dibangun hanya dengan sebuah senjata berbentuk tombak, dikerjakan hanya satu malam hingga adzan subuh. Karena itu, masjid ini juga disebut masjid tiban.

Orang yang membangun masjid tersebut seorang santri asal Sumenep yang diperintahkan oleh raja Sampang. Tidak lama kemudian raja dibuat kaget saat terbangun dari tidurnya, ketika mendengar adzan subuh dikumandangkan dari masjid tersebut.

Setelah melaksanakan tugasnya, si santri itu meminta ijin untuk masuk ke sebuah pohon sawo yang tertanam di halaman masjid. Sekarang, pohon masih berada di kawasan masjid, meskipun beberapa kali dilakukan renovasi.

Menurut H. Hasin penjaga masjid, untuk mempertahankan keberadaannya, pohon sawo yang kondisinya sudah mati, diberi pelindung dalam kurungan kaca agar selalu bisa dilihat.

Selain itu, di dalam masjid juga terdapat sebuah sumber air yang menurut cerita takmir masjid, seperti air zam zam. Bahkan tersambung dari Mekkah. Terletak sejajar dengan ubin di dalam masjid dan ditutup.

"Bentuk masjid yang asli masih terlihat jelas jika disaksikan dari sebelah barat, dengan kubah yang terbuat dari kayu dan di dalam masjid masih terdapat 4 tiang penyangga dari kayu, dimana di tiap-tiap tiangnya memiliki arti yang berbeda, jika seseorang sholat di samping tiang tersebut harapannya bisa terkabul," kata H. Hasin. 

Kisah menarik tentang masjid ini cukup banyak. Salah satunya, masjid sering digunakan warga Madura melakukan sumpah pocong jika diantara mereka berselisih paham. (pul)

Berita Terkait

Masjid Jamik Madegan, Masjid Dibangun Dalam Satu Malam

Masjid Tertua Ujung Timur Pulau Madura Tersimpan Banyak Karomah Waliyullah.

Keunikan Masjid Dengan Arsitektur Istimewa di Tuban

Masjid Tiban Masih Jadi Daya Tarik Warga dan Jadi Lokasi Berfoto Pengunjung
Berita Terpopuler
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  8 jam

Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Metropolis  7 jam

Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Metropolis  7 jam

Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Hukum  7 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber