Berita Terbaru :
Warga Mulai Berdatangan, Namun Banyak Abaikan Protokol Kesehatan
Kekurangan Air Bersih di Ponorogo Meluas
Banmus DPRD Ngawi Bahas Perubahan APBD 2020
Pasien Covid 19 Bertambah Tujuh Orang, Satu Diantara Guru SMP
KPU Ngawi Targetkan Tingkat Partisipasi Pemilih 77,5 Persen
Menteri Desa Siapkan Dana Rp 40 Triliun Untuk Reborn Ekonomi Desa
Jumlah Penumpang Makin Banyak, KAI Daop 7 Tambah Rangkaian Kereta Api
   

Kelabuhi Puluhan Nasabah Lewat Investasi Bodong, Perempuan di Banyuwangi Ditangkap Polisi
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 09-05-2020 | 04:08 wib
Reporter : Iqbal Mustika, Handoko Khusumo
Banyuwangi pojokpitu.com, Perempuan asal Kecamatan Kalibaru Banyuwangi ditangkap kepolisian, setelah diketahui menawarkan investasi bodong pada puluhan nasabahnya dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Kini, perempuan yang sudah ditetapkan menjadi tersangka tersebut meringkuk disel tahanan mapolresta Banyuwangi.

Dalam kasus ini Kepolisian bekerja cepat melakukan pengembangan penyelidikan di lapangan, setelah beberapa orang warga melapor ke Mapolresta Banyuwangi, yang mengaku menjadi korban investasi bodong dari Dina Febrina Ariyanti.

Awalnya, perempuan yang bertempat tinggal di Dusun Krajan Desa Banyuanyar Kecamatan Kalibaru tersebut, menawarkan investasi dengan tempo waktu serta dengan keuntungan tertentu kepada sejumlah orang pada bulan Maret 2020 lalu.

Para korban pun mengaku tertarik mengikuti investasi yang di tawarkan tersangka, karena dengan investasi waktu yang cepat bisa mendapatkan keuntungan yang banyak mencapai 40 persen dari nilai investasi.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Arman Asmara Syarifuddin, mengatakan, selanjutnya, sejumlah orang menginvestasikan uangnya kepada tersangka karena tergiur keuntungan yang di janjikan.

"Namun setelah investasi para korban telah jatuh tempo, tersangka tak bisa mencairkan atau memberikan uang investasi dengan keuntungan tersebut, Yang selanjutnya mereka beramai ramai melapor ke pihak kepolisian karena merasa dirugikan oleh tersangka," Kombes Arman Asmara Syarifuddin.

Kombes Arman menjelaskan, setelah mengumpulkan keterangan para korban, kepolisian pun berhasil menangkap tersangka di rumahnya.

Dalam hal ini Tersangka mengakui semua perbuatannya bahwa uang investasi para korban telah di gunakan sendiri juga di gunakan untuk ikut arisan serta di hutangkan kepada orang lain.

Menurut Kapolresta, jumlah korban keseluruhan yang mengikuti investasi bodong tersangka ini adalah 56 orang dengan total kerugian mencapai Rp 450.000.000.

Hingga kini Kepolisian terus melakukan pengembangan penyidikan kasus ini guna mengetahui kemungkinan bertambahnya jumlah korban.Dan tersangka di jerat pasal 378 KUHP subsider pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (yos)

Berita Terkait

Kelabuhi Puluhan Nasabah Lewat Investasi Bodong, Perempuan di Banyuwangi Ditangkap Polisi

Puluhan Ibu-Ibu Korban MLM Melapor Ke Polisi

Tipu Investasi Rp 15 Miliar, Pasutri Divonis Berbeda

Polisi Terus Kejar Aset Istri Sirinya Galih Kusuma
Berita Terpopuler
Jumlah Penumpang Makin Banyak, KAI Daop 7 Tambah Rangkaian Kereta Api
Ekonomi Dan Bisnis  5 jam

Kekurangan Air Bersih di Ponorogo Meluas
Peristiwa  1 jam

Banmus DPRD Ngawi Bahas Perubahan APBD 2020
Politik  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber