Berita Terbaru :
Hadapi New Normal, Warga Lakukan Simulasi Penanganan Pasien Covid
Pandemi Covid Berimbas Penjualan Janur di Lamongan
Pasca Lebaran Harga Daging Meroket Capai Rp 140 Ribu Per Kilo
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Laka Laut Kapal Penyebrangan Pulau Gili Ketapang, Muatan Ikan Tenggelam
Drainase Jelek, Pabrik PSI Disidak Bupati
Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
LPT Unair Berhenti Layani Pemeriksaan Spesimen 14 Hari Ke Depan
Terseret Banjir Kali Lamong Dua Orang Meningal Dunia
Puluhan Warga Surabaya Serukan Aksi Tolak PSBB Jilid 3
New Normal Tak Pengaruhi Pembelajaran Praktikum Mahasiswa FK
Pemkot Bantah Cuitan Viral Seorang Dokter di Twitter
Tim Labfor Olah TKP Lokasi Kejadian Tewasnya 2 Bocah Dalam Mobil
Peduli Terhadap Warga yang Terdampak Pandemi Dengan Sediakan Lapak Gratis
Perketat Arus Balik Polda Jatim Sekat Perbatasan
   

Kereta Tabrak Mini Bus, Tiga Penumpang Mini Bus Tewas
Pantura  Jum'at, 08-05-2020 | 15:11 wib
Reporter : Zulkifli Zakaria
Lamongan pojokpitu.com, Kecelakaan maut kembali terjadi di Kecamatan Deket Lamongan, antara mini bus melawan kereta api. Akibat kecelakaan ini 3 orang tewas seketika, bahkan 1 penumpang mini bus terjepit.

Mini bus yang tertabarak kereta api di perlintasan palang pintu tanpa penjaga di Desa Deket Kulon Kecamatan Deket Lamongan, terlihat begitu parah. Bahkan mini bus tersebut sempat terpental di tengah jalan jalur poros pantura Lamongan Babat.

Akibat kecelakaan ini, 3 orang penumpang mini bus tewas yaitu Ari Yulianto warga Surabaya, Ibrahim Kurniansyah warga Kebomas Gresik dan Heri Suseno warga Sidoarjo. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Muhamadiyah Lamongan untuk dilakukan evakuasi.

Sementara itu, Pujo Hartanto warga Gresik sopir mini bus dengna nopol W 1069 EG mengalami luka yang cukup parah dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Muhamadiyah untuk mendapatkan pertolongan.

Aiptu Ashari Petugas Lantas, menjelaskan, kecelakaan ini berwala saat mini bus yang melaju dari arah timur ke barat hendak belok ke selatan ini, tidak melihat kalau ada kereta api yang sama-sama melaju dari arah timur ke barat .

"Karena tidak mengetahui kalau ada keerta api, sopir mini bus langsung menancapkan kendaraannya. Akibat benturan yang terlalu keras ini, membuat mini bus ini terpental cukup jauh yaitu ke jalur poros pantura Lamongan Babat," jelas Aiptu Ashari.

Akiabt kecelkaaan ini, Jalan Poros Pantura Lamongan Babat sempat macet karena petugas yang saat itu melakukan evakuasi mini bus yang terlentang di tengah jalan.

Selain itu juga kereta api sendiri juga sempat berhenti di sebelah barat Stadion Surajaya. Hal inilah yang mengakibatkan kemacetan. (yos)

Berita Terkait

Oleng, Truk Muat Jeruk Ambruk ke jalan

Hindari Jalan Berlubang, Truk Bermuatan Kayu Jati Ambles

Kereta Tabrak Mini Bus, Tiga Penumpang Mini Bus Tewas

Ibu dan Dua Anak Tewas Disruduk Truck BBM
Berita Terpopuler
Klaster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Covid-19  8 jam

Petugas Check Point Amankan Pengendara Motor Nekat Masuk Jalan Tol
Peristiwa  9 jam

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Peristiwa  4 jam

Jokowi Minta Tambahkan Personil TNI Polri Untuk Turunkan Kurva Covid 19 di Jatim...selanjutnya
Covid-19  8 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber