Berita Terbaru :
Kejari Tunggu Pelimpahan Tahap 2 Kasus Watu Dakon
Total 122 Karyawan Petrokimia Group Ditemukan Positif Covid 19
GPD Minta YKP Surabaya Dibubarkan
Ketua DPRD Sayangkan MPLS Tatap Muka SMPN 4
Kurang Hati-Hati Saat Bermain, Bocah 13 Tahun Jatuh ke Sumur
Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Penumpang Tewas di Dalam Bus, Evakuasi Dengan Protokol Covid-19
Petugas BPCB Eskavasi Struktur Bangunan Kaki Candi Kerajaan Kuno
Xenia Tabrak Warung Karena Sopir Berhalusinasi
Mobil Minibus Berisi Puluhan Jerigen BBM Terbakar di SPBU Pamekasan
Tak Tahan Dirawat, Pasien Covid-19 Pilih Kabur
Liga 1 Restart, Madura United Pastikan Tetap Berkandang di Pulau Garam
Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Meminimalisir Tatap Muka, MPLS Dengan Sistem Drive Thru
Kalau Zona Merah, Sebaiknya Salat Idul Adha Ditiadakan
   

Dinyatakan Negatif Covid-19, Kepulangan Warga Dari Karantina Disambut Haru
Covid-19  Jum'at, 08-05-2020 | 14:30 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Seorang warga di Tulungagung disambut tangis haru oleh puluhan warga desa, saat pulang dari karantina rusunawa IAIN Tulungagung, setelah dinyatakan negatif sample Swab Polymerase Chain Reaction (PCR) dan non reaktif rapid tes lanjutan.

Sambutan yang diberikan warga ini untuk menepis stigma negatif dari warga desa lainnya, bahwa mereka yang terinfeksi virus corona dan dinyatakan negatif selayaknya tidak dikucilkan .

Kedatangan Farida Romiati, disambut perangkat desa beserta warga di Balai Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, sesaat tiba dari Rusunawa IAIN Tulungagung, tempat karantina setelah dinyatakan reaktif rapid tes 24 April lalu.

Farida Romiati, merupakan salah seorang warga dari belasan warga yang reaktif rapid tes setelah tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Tulungagung, melakukan rapid tes terhadap ratusan warga Desa Jabalsari.

Farida Romiati, yang juga salah seorang tokoh masyarakat desa yang dikarantina selama 18 hari ini, tidak menyangka jika kedatangannya di sambut oleh puluhan warga Desa Jabalsari.

Bahkan banyak warga desa menyambut dengan tangis haru, dan tak segan-segan memeluknya, sehingga membuat Farida  tidak canggung lagi untuk hidup bermasyarakat.

Menurut Kepala Desa Jabalsari, Mahmudi, Farida Romiati ini diperbolehkan pulang dari karantina setelah hasil negatif tes swab dan non reaktif rapid tes yang kedua.

Sambutan yang dilakukan oleh pihak desa beserta warga desa ini, selain untuk menepis stigma negatif dari warga desa lainnya. Juga untuk memberikan semangat kepada 17 warga Desa Jabalsari lainnya yang kini masih di karantina di rusunawa IAIN Tulungagung.

Sementara itu, salah seorang warga mengaku bersyukur atas kedatangan Farida Romiati, setelah dinyatakan tidak lagi virus corona yang ada di dalam tubuh Farida Romiati.

Hal tersebut merupakan harapan warga desa, agar warga Jabalsari yang positif covid-19 dan reaktif rapid tes, dapat berkumpul dengan keluarganya serta dapat hidup bermasyarakat lagi.

Pihak Desa Jabalsari, mengimbau kepada masyarakat agar tetap berperilaku hidup bersih dan sehat, jaga jarak, selalu mengenakan masker, tidak bergerombol dan selalu cuci tangan memakai sabun ataupun dengan handsanitizer sehingga dapat memutus rantai penyebaran virus corona. (yos)

Berita Terkait

Pasien Covid 19 Sembuh Di Surabaya Mencapai 1838 Pasien

84 Pasien Covid-19 Sembuh Setelah Dirawat di Rumah Sakit Lapangan

Sembuh Dari Corona, Ibu Warsini Tasyakuran Undang Orang Sekampung

Dua Balita Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19
Berita Terpopuler
Pemkab Ancam Tutup Lagi Lokasi Wisata Yang Tidak Paruh Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  16 jam

Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Peristiwa  15 jam

GPD Minta YKP Surabaya Dibubarkan
Hukum  43 menit

Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Politik  1 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber