Berita Terbaru :
BPCB Jatim Mulai Uji Coba Eskavasi Situs Kumitir Jatirejo
Polisi Tangkap Pencuri Motor Lengkap Dengan 7 Hasil Curian
Inspektorat Terjunkan 4 Tim Kejar Kutu Dalam Program BPNT
Pasukan Garuda Indonesia Mampu Akhiri Peperangan Antar Suku di Kongo
Lima Bulan Terakhir Jumlah Penderita HIV/Aids Bojonegoro Mencapai 39 Orang
TMMD Tulungagung Terapkan Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19
Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covid-19
   

Berkas Kasus Pendeta Cabul, Akhirnya P21
Hukum  Selasa, 05-05-2020 | 16:30 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Setelah sempat dikembalikan Kejaksaan Tinggi, kini berkas kasus pencabulan yang dilakukan oleh pendeta terhadap seorang jemaah di Surabaya, kini akhirnya berstatus P 21 atau proses penanganan dan penyelesaian perkara telah lengkap. Bersama berkas kasusnya, oknum pendeta Hanny Layantara, akhirnya diserahkan ke Kejaksaan Tinggi Jatim.

Berkas kasus pencabulan yang dilakukan pendeta hanny layantara, terhadap seorang jamaah berinisial IW, akhirnya dinyatakan p-21 atau lengkap.
 
Kombespol Pitra Andrias Ratulangi, Direskrimum Polda Jatim, ,engatakan, beserta berkas kasus, tersangka Hanny akan diserahkan ke pihak jaksa penuntut umum di Kejaksanaan Tinggi Negeri. Sebelumnya, berkas kasus pencabulan tersebut sempat p-19 atau dikembalikan karena belum lengkap.
 
Rampungnya berkas ini, maka kasus ini akan dilanjutkan ke tahap kedua. Tersangka Hanny yang keluar dari lobby gedung Ditreskrimum, sekira pukul 10.50 wib ini, langsung masuk mobil pengantar tanpa memberikan pernyataan di hadapan awak media.

Diberitakan sebelumnya, pengusutan kasus pencabulan pendeta hanny layantara terhadap jemaahnya berinisial IW yang berusia 26 tahun ini berawal dari laporan pihak keluarga korban, pada Februari 2020 silam.

Pencabulan itu terjadi saat korban berusia sekitar 12 tahun, dan berlangsung mulai 2005 hingga 2011 atau selama tujuh tahun. Kasus itu terbongkar setelah korban akhirnya histeris, setelah melihat tersangka hanny menjadi pendeta pemberkatan saat proses pernikahan korban hendak dilaksanakan. (yos)
 





Berita Terkait

Istri Tak Mau Layani, Ayah Nekat Cabuli Anak Tiri

Setubuhi Gadis, Dua Pemuda Diringkus Polisi

Penjual Kopi Di Ponorogo Nekat Sodomi dan Cabuli 7 Anak di Bawah Umur

Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  10 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  9 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  8 jam

Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Teknologi  7 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber