Berita Terbaru :
Musim Panen Raya , Petani Mengeluh Harga Jual Tomat Sayur Rendah
Bangkalan Masuk Kabupaten Kategori Potensi Bencana Hidrometeorologi
Dinkop : Tidak Ada Pendaftaran Bantuan UMKM Secara Online
Pengerjaan Gedung Shelter Covid 19 Dimulai
Bawaslu Gandeng Santri Jadi Mitra Pengawasan Pilkada
Ribuan Pohon Ditanam di Bumi Perkemahan Glagah Arum Senduro
Masa Pandemi Bisa Tingkatkan Imun Untuk Refreshing di Coban Bidadari
Sekretaris DPC PPP: Meski Sudah Bukan Ketua DPC, Status Ra Mamak Tetap Kader PPP
Usai Pilkada Nanti, 22 Desa di Ngawi Gelar Pilkades
Pemkot Siapkan Pembelajaran Tatap Muka
   

Tak Mengindahkan Anjuran Isolasi Mandiri, Pemuda di Pacitan Dijemput Paksa
Mataraman  Minggu, 03-05-2020 | 14:20 wib
Reporter : Edwin Adji
Berita Video : Tak Mengindahkan Anjuran Isolasi Mandiri, Pemuda di Pacitan Dijemput Paksa
Pacitan pojokpitu.com, Tak mengindahkan anjuran isolasi mandiri usai mudik dari Kabupaten Malang, seorang pemuda di Pacitan dijemput paksa oleh pihak desa. Pemuda terebut dijemput dan ditempatkan disebuah SMP Negeri 3 Tulakan yang dijadikan lokasi karantina bagi para pemudik bandel.

Sabtu (2/5) malam Pemerintah Desa Nglaran Kecamatan Tulakan Pacitan, menjemput seorang pemudik di Dusun Pule, Desa Nglaran, yang diindikasi tidak mengindahkan anjuran pemerintah  desa setempat untuk melakukan  isolasi mandiri usai mudik.

Petugas mendatangi rumah yang bersangkutan, setelah mendapat laporan dari beberapa masyarakat yang resah, karena mengetahui pemuda yang baru saja datang dari Kabupaten Malang tersebut tidak melakukan anjuran karantina mandiri.

Pemuda tersebut dijemput dan ditempatkan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Tulakan yang dijadikan sebagai lokasi karantina bersama dengan pemudik lainnya.

Kepala Desa Nglaran Triyono, menuturkan, kebijakan ini dilakukan karena dirinya tidak ingin kecolongan warganya  terkena virus corona, salah satunya bagi para pemudik  yang datang dari luar daerah agar  menepati anjuran pemerintah desa untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

"Bagi warga Desa Nglaran yang datang dari wilayah zona merah seperti Jakarta langsung ditempatkan di ruang karantina, dan diawasi langsung oleh pihak desa bersama dengan petugas kesehatan," ujar Triyono.

Saat ini di lokasi karantina yang telah disediakan oleh pihak Desa Nglaran, telah ditempati 7 pemudik yang datang dari berbagai daerah.Untuk fasilitas  tidur hingga keperluan makan selama dikarantinapun telah disiapkan oleh pemerintah desa. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

OTG Hendaknya Melakukan Isolasi di Tempat yang Sudah Disiapkan Pemerintah

Pemkot Malang Bakal Larang Positif Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

Satu Hakim Positif Covid, 10 Hakim Lainnya Isolasi Mandiri, Sidang Banyak Yang Ditunda

Tak Mengindahkan Anjuran Isolasi Mandiri, Pemuda di Pacitan Dijemput Paksa
Berita Terpopuler
Pemkot Siapkan Pembelajaran Tatap Muka
Malang Raya  10 jam

Masa Pandemi Bisa Tingkatkan Imun Untuk Refreshing di Coban Bidadari
Malang Raya  7 jam

Ribuan Pohon Ditanam di Bumi Perkemahan Glagah Arum Senduro
Peristiwa  6 jam

Usai Pilkada Nanti, 22 Desa di Ngawi Gelar Pilkades
Pilkada  9 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber