Berita Terbaru :
Perketat Arus Balik Polda Jatim Sekat Perbatasan
Rumah Sakit Darurat Siap Difungsikan
Jalur Poros dan SPBU di Pantura Terpantau Sepi
Cluster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Jokowi Minta Tambahkan Personil TNI Polri Untuk Turunkan Kurva Covid 19 di Jatim
Disinyalir Penyandang Dana Buat Balon, Seorang ASN Diperiksa Polisi
Polsek Sukorejo Amankan Balon Udara Siap Diterbangkan
Petugas Check Point Amankan Pengendara Motor Nekat Masuk Jalan Tol
Tim Satgas Pangan Sidak Harga Daging Ayam Capai Rp 40 Ribu
Duka Mendalam Salah Satu Korban Mobil Terbakar di Pasuruan, Karena Besok Ultah
Dua Petugas Medis Terkonfirmasi Positif Covid-19
Walikota Malang Pastikan PSBB Tak Diperpanjang
Sidang DPR
PSBB Jilid III, Desa Waru Menjadi Pusat Percontohan Menekan Angka Penyebaan Virus Covid-19
Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
   

Keunikan Masjid Dengan Arsitektur Istimewa di Tuban
Mlaku - Mlaku  Sabtu, 02-05-2020 | 00:10 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Dalam proses pendiriannya, tiang hanya ditarik dengan bambu tanpa bantuan alat berat. Foto Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Sebuah bangunan masjid unik berbeda dengan masjid pada umumnya berada di kabupaten Tuban. Masjid bertiang satu dengan tinggi 27 meter dan berdiameter 85 centimeter.

Masjid An-Nur Nurul Miftahussofyan, berada di Dusun Gomang, Desa Lajulor, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban. Masjid yang terletak diatas bukit ini terbilang unik, jika dibanding dengan masjid pada umumnya.

Pasalnya, masjid yang dibangun pada tahun 1994, berada di lingkungan Pondok Pesantren Yayasan Wali Songo ini, hanya bertumpu pada satu tiang kayu jati besar. Tiang tersebut memiliki tinggi 27 meter dan berdiameter 85 centimeter.

Atas atap masjid juga tidak menggunakan kubah almunium seperti pada masjid pada umumnya. Kubahnya dihiasi dengan akar pohon jati. Setiap detail bangunan masjid berarsitektur istimewa dan mempunyai makna tersendiri.

Menurut Kh. Abraham Naja Pengasuh Pondok Wali 9, kayu jati setinggi 27 meter tersebut sebagai simbol Nabi Muhammad melakukan perjalanan isro dan miroj pada 27 bulan Rajab. Bentuk bangunan masjid memiliki lima pintu utama. Kelima pintu masjid tersebut sebagai simbol bahwa Nabi Muhammad menerima kewajiban ibadah sholat 5 waktu.

Jika bangunan dilihat dari depan, akan tampak tiang sebanyak empat buah, serta dilihat dari belakang juga bertiang empat. Sehingga dengan tiang utama sebagai penyangga jumlahnya ada sembilan tiang. Jumlah tersebut menggambarkan bahwa agama Islam masuk ke tanah Jawa melalui wali 9.

Awal mula proses pembangunan masjid ini terbilang diluar nalar manusia. Apalagi kayu 27 meter untuk masuk ke Dusun Gomang sangat sulit. Sebab, medannya yang berbelok belok dan naik turun. Terlebih lagi dalam mendirikan tiang utamanya sangat susah, karena tidak menggunakan bantuan alat berat, hanya menggunakan bambu.

"Berkat kekuatan Allah, tiang utama tersebut bisa berdiri tegak. Serta masjid bisa digunakan dimanfaatkan untuk syiar agama hingga sekarang ini," kata KH Abraham Naja.

Hingga kini, masjid yang berada di lingkungan Ponpes Wali Songo dikenal keunikannya. Masjid makmur karena menjadi tempat ibadah dan dakwah, bagi para santri Ponpes dan masyarakat sekitar. (pul)

Berita Terkait

Masjid Jamik Madegan, Masjid Dibangun Dalam Satu Malam

Masjid Tertua Ujung Timur Pulau Madura Tersimpan Banyak Karomah Waliyullah.

Keunikan Masjid Dengan Arsitektur Istimewa di Tuban

Masjid Tiban Masih Jadi Daya Tarik Warga dan Jadi Lokasi Berfoto Pengunjung
Berita Terpopuler
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  14 jam

Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  15 jam

Cluster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Covid-19  1 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  13 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber