Berita Terbaru :
Konvesi PSI: Bacalon Wali Kota Surabaya Berdebat Seru soal Pasar Turi hingga PHK Massal
BPCB Jatim Mulai Uji Coba Eskavasi Situs Kumitir Jatirejo
Polisi Tangkap Pencuri Motor Lengkap Dengan 7 Hasil Curian
Inspektorat Terjunkan 4 Tim Kejar Kutu Dalam Program BPNT
Pasukan Garuda Indonesia Mampu Akhiri Peperangan Antar Suku di Kongo
Lima Bulan Terakhir Jumlah Penderita HIV/Aids Bojonegoro Mencapai 39 Orang
TMMD Tulungagung Terapkan Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19
Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covid-19
   

Cabuli Anak di Bawah Umur, Kakek di Banyuwangi Diamankan Polisi
Peristiwa  Rabu, 29-04-2020 | 18:50 wib
Reporter : Iqbal Mustika dan Handoko Khusumo
Banyuwangi pojokpitu.com, Seorang kakek di Banyuwangi dibekuk aparat kepolisian setelah aksi kejahatan seksualnya terhadap anak di bawah umur diketahui, bahkan direkam warga menggunakan ponsel. Akibat dari perbuatannya tersebut, kini pelaku meringkuk di sel tahanan Polresta Banyuwangi guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Perbuatan asusila ini dilakukan tersangka berinisial Bs (64) terhadap Is yang masih berusia 10 tahun, di area Pos Tambak Udang Bomo 8 masuk Desa Bomo Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi.

Saat itu, pelaku yang merupakan warga Kecamatan Blimbingsari tersebut melihat korban sedang bermain di sekitar TKP. Setelah melancarkan jurus rayuannya, tersangka membuka celana korban yang diikuti dengan membuka celananya sendiri. Selanjutnya, tersangka memaksa korban berbuat layaknya pasangan suami istri.

Dalam keterangan rilisnya, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Arman Asmara Syarifuddin menjelaskan, ini merupakan kejadian yang kedua kalinya yang dilakukan tersangka terhadap korban.

Sebelumnya, kejadian pertama terjadi di dalam rumah tersangka yang ada di kawasan Desa Bomo Kecamatan Blimbingsari. Saat itu, tersangka memberikan uang Rp 2.000 kepada korban setelah melakukan aksi bejatnya.

Untuk aksi yang kedua kalinya di pos tambak udang dan saat itu ada warga yang sempat melihat lalu merekam menggunakan ponsel hingga diketahui masyarakat.

Mendapati rekaman video itu, keluarga korban pun geram lalu mereka melapor ke polsek setempat yang penanganannya dilimpahkan ke Mapolresta Banyuwangi.

Dari keterangan keluarga korban, sebelumnya pada perbuatan asusila pertama yang dilakukan tersangka sudah diselesaikan secara kekeluargaan hingga tidak sampai berurusan dengan kepolisian.

Keluarga tersangka memberikan uang pengganti sebesar Rp 6.000.000 kepada keluarga korban sebagai tanda selesainya kasus ini. Namun rupanya, tersangka tidak jera dan kembali melakukan perbuatan yang sama sehingga keluarga korban mengembalikan uang pengganti tersebut dan memilih untuk melapor ke pihak kepolisian guna proses hukum lebih lanjut.

Dalam ungkap kasus ini, kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya uang tunai sebesar Rp 6.000.000, satu kaos pendek putih, satu dres gantung tanpa lengan warna abu abu motif bunga warna biru dan satu keping VCD yang berisi rekaman dugaan pencabulan yang dilakukan tersangka.

Atas semua perbuatannya, tersangka dijerat pasal 82 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(end)



Berita Terkait

Istri Tak Mau Layani, Ayah Nekat Cabuli Anak Tiri

Setubuhi Gadis, Dua Pemuda Diringkus Polisi

Penjual Kopi Di Ponorogo Nekat Sodomi dan Cabuli 7 Anak di Bawah Umur

Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  10 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  9 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  9 jam

Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Teknologi  8 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber