Berita Terbaru :
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Bupati Lantik 37 Pejabat Jelang Pilkada
Dua Danau di Lumajang Menyusut
Nenek 83 Tahun Hidup Rentah di Gubug Reot Tak Tersentuh Pemerintah
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Tolak Jual Tanah ke Pertamina, Warga Lurug BPN Tuban
Bobol Toko, Pemuda Gondrong Dimassa
Enam Tahanan Lapas Jombang Positif Covid 19
Dua CJH Asal Indonesia Dilarang Wukuf karena Terpapar Covid-19
Ratusan ASN Pemkab Bojonegoro Ikuti Rapid Tes, 8 Orang Dinyatakan Reaktif
Polda Jatim Buka Posko Pengaduan Untuk Korban Fetish
Diduga Sakit Jantung, Penjaga Perumahan Meninggal Mendadak
Penahanan Kepala Desa Lebak Jabung Diwarnai Aksi Demo dan Isak Tangis
Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Warga Ngawi Temukan Mortir Aktif di Aliran Sungai Bengawan
   

Prostitusi Model Cantik Dibongkar, Polisi Amankan Tiga Mucikari
Metropolis  Rabu, 15-04-2020 | 00:47 wib
Reporter : Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com, Di tengah wabah covid-19, prostusi online masih saja terjadi. Di Surabaya, tiga orang mucikari diamankan Unit Jatanras Polrestabes Surabaya, karena menjual dua model senilai Rp 10 juta untuk layanan seks semalam kepada lelaki hidung belang. Bahkan agar tak terendus razia petugas, transaksi model untuk prostitusi itu dilakukan di hotel bintang lima.

Unit Jatanras, Polrestabes Surabaya, Selasa siang mengamankan tiga sindokat mucikari prostitusi online antar provinsi, yang nekat berbisnis dimasa physical distacing wabah covid-19.

Tiga tersangka LS (45), DK (36) dua ibu rumah tangga asal Sidoarjo, dan K (46) laki laki asal Semarang, diamankan petugas, dengan barang bukti uang tunai Rp 10 juta, kondom bekas pakai, dan 4 buah handphone, serta ribuan foto gadis yang ditawarkan oleh ketiga mucikari.

Terungkapnya kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang mengetahui adanya  transaksi esek-esek melalui grup whatsaap. Petugas kemudian melacaknya dan berhasil mengamankan tersangka LS dan korban FN dan NV di sebuah lobby hotel bintang lima. Dari pengakuan LS petugas berhasil membekuk dua tersangka lainnya K dan DK.

"Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa para tesangka mendapat order dari lelaki hidung belang melalui media whatsapp, dengan tarif Rp 10 juta untuk dua orang model perempuan. Kemudian sang mucikari menghubungi korban FN dan NV untuk melayani tamu di sebuah hotel berbintang lima di Surabaya Pusat," kata AKP Iwan Heru Purwanto -Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya.

Dari hasil transaksi ini, kemudian  tersangka mendapat Rp 5 juta dan korban masing masing mendapat Rp 2,5 juta.

Ketiga tersangka merupakan satu jaringan dengan memasarkan para model dengan meposting foto-foto model  kepada lelaki hidung belang untuk bisa memilih. Masing - masing model dengan tarif beragam mulai Rp 1,5 juta hingga Rp 25 juta. Sementara para mucikari mendapat komisi 20 persen sekali transaksi.

Kini akibat perbuatanya, para mucikari ini harus menjalani proses hukum karena telah melakukan tindak pidana perdagangan orang, dan dijerat dengan pasal 2 UU RI nomor 21 tahun 2007 tentang TPPO dan dengan ancaman pidana paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda paling sedikit Rp 120 juta dan paling banyak Rp 600 juta.(end)

Berita Terkait

Prostitusi Model Cantik Dibongkar, Polisi Amankan Tiga Mucikari

Satreskrim Polres Kediri Ungkap Prostitusi Online

Sepasang Suami Istri Ditangkap Gara-Gara Bisnis Prostitusi

Baru Lulus SMA, Gadis Penyedia Prostitusi Diringkus Polisi
Berita Terpopuler
Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  14 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  12 jam

Prinsip ATM Untuk Remaja Sedang Tumbuh Kembang
Konsultasi Psikologi  15 jam

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber