Berita Terbaru :
Ini Beberapa Penemuan Bawaslu Selama Tahapan Kampanye
Video Eri-Armudji Sengaja Kampanye Melibatkan Anak SMP
Diresmikan Menteri Desa, Digitalisasi Desa di Tulungagung Mudahkan Urusan Warga
Budaya Perayaan Maulid Nabi di Pulau Bawean Berlangsung Meriah
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Kemenhub Bersama Pemkab Sediakan Angkutan Gratis Menuju Ijen
Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Sinergi Dunia Usaha dan Dunia Industri Cetak Wirausaha Bidang Teknologi
Momen Sumpah Pemuda, Mahcfud Napak Tilas Kediaman WR Soepratman
Kakorlantas Cek Pos Pengamanan Libur Panjang
Diduga Bunuh Diri, Pengamen Ditemukan Tewas Leher Tergorok di Kamarnya
Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Relawan KIP Progo 5 Hadirkan Saksi Risma Belum Kantongi Izin Kampanye
Jawa Timur Dengan Persentase Kasus Aktif Terendah Kedua se Indonesia
Pabrik Pemotongan Ayam Terbakar
   

Pengedar dan Pengguna Sabu Diringkus Usai Transaksi
Metropolis  Selasa, 14-04-2020 | 21:10 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti dua timbangan dan sepoket sabu-sabu. Foto Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Tertangkap saat transaksi, pengedar dan pembeli sabu-sabu akhirnya dijebloskan ke dalam sel tahanan Polsek Wonocolo.

Pelaku Miftahkul Huda (24) pengedar sabu asal Jalan Nginden Jangkungan dan pembelinya Alfian Ardiansyah (23) warga jalan Panduk Panjang Jiwo, akhirnya meringkuk di Sel Tahanan Polsek Wonocolo. Keduanya ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Wonocolo seusai melakukan transaksi sabu-sabu.

Pengungkapan kasus narkotika berawal dari penangkapan tersangka Alfian, di Jalan Sidosermo. Saat digeledah, polisi menemukan satu poket sabu-sabu seberat 0,35 gram di dalam bungkus rokok yang dibeli dari tersangka Miftahkul.

Saat diperiksa polisi, tersangka Alfian mengaku membeli barang haram tersebut tersangka Miftakul seharga Rp 200 ribu. Dari keterangan itu, polisi langsung menyergap tersangka Miftahkul di rumah kostnya tanpa perlawanan.

Dari penggeledahan di rumah kos, polisi menyita barang bukti dua timbangan elektrik, yang digunakan untuk memecah sabu-sabu yang hendak dijual. Tersangka Mifthakul mengaku mendapat kiriman sabu dari seorang bandar dari dalam lembaga pemasyarakatan.

Menurut Kompol Masdawati Saragih, Kapolsek Wonocolo, pengiriman sabu-sabu itu menggunakan pola ranjau. Pengedar asal Desa Kebalandono, Babat, Lamongan itu mengaku belum setahun menjadi pengedar. Sepoket sabu-sabu, dijual Rp 200 ribu. Dalam empat hari, tersangka berhasil menjual satu gram sabu-sabu dan meraup untung mulai hingga Rp 500 ribu.

Akibat perbuatannya, tersangka miftahkul yang merupakan pengedar sabu-sabu dijerat pasal 111, 112, 113, 114 junto 132 undang-undang nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun hingga hukuman mati.

Sedangkan tersangka Alfian yang merupakan pengguna sabu-sabu, dijerat pasal 127, dengan ancaman maksimal empat tahun atau melakukan rehabilitasi. (pul)

Berita Terkait

Penyelundupan 500 Gram Sabu Di Lapas Kelas 1 Berhasil Digagalkan

Pengedar dan Pengguna Sabu Diringkus Usai Transaksi

Jadi Kurir, Seorang Wanita Selundupkan Sabu di Dalam Kemaluan

Warga Asal Tulungagung yang Menyelundupkan Sabu Ke Rutan Trenggalek Berhasil Diamankan
Berita Terpopuler
Relawan KIP Progo 5 Hadirkan Saksi Risma Belum Kantongi Izin Kampanye
Pilkada  4 jam

Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Peristiwa  17 jam

Momen Sumpah Pemuda, Mahcfud Napak Tilas Kediaman WR Soepratman
Metropolis  3 jam

Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Peristiwa  16 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber