Berita Terbaru :
Kurang Hati-Hati Saat Bermain, Bocah 13 Tahun Jatuh ke Sumur
Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Penumpang Tewas di Dalam Bus, Evakuasi Dengan Protokol Covid-19
Petugas BPCB Eskavasi Struktur Bangunan Kaki Candi Kerajaan Kuno
Xenia Tabrak Warung Karena Sopir Berhalusinasi
Mobil Minibus Berisi Puluhan Jerigen BBM Terbakar di SPBU Pamekasan
Tak Tahan Dirawat, Pasien Covid-19 Pilih Kabur
Liga 1 Restart, Madura United Pastikan Tetap Berkandang di Pulau Garam
Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Meminimalisir Tatap Muka, MPLS Dengan Sistem Drive Thru
Kalau Zona Merah, Sebaiknya Salat Idul Adha Ditiadakan
Menkes Akan Berkantor di Jatim Setiap Akhir Pekan, Ini Penyebabnya
Begini Gejala Awal Hingga Rudy Ermawan Yulianto Meninggal Dunia
Beda Aerosol dan Droplet, Pahami Penularan Virus Korona Lewat Udara
Bahas Perkantoran Tak Andalkan AC untuk Cegah Covid-19 Lewat Udara
   

Pengedar dan Pengguna Sabu Diringkus Usai Transaksi
Metropolis  Selasa, 14-04-2020 | 21:10 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti dua timbangan dan sepoket sabu-sabu. Foto Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Tertangkap saat transaksi, pengedar dan pembeli sabu-sabu akhirnya dijebloskan ke dalam sel tahanan Polsek Wonocolo.

Pelaku Miftahkul Huda (24) pengedar sabu asal Jalan Nginden Jangkungan dan pembelinya Alfian Ardiansyah (23) warga jalan Panduk Panjang Jiwo, akhirnya meringkuk di Sel Tahanan Polsek Wonocolo. Keduanya ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Wonocolo seusai melakukan transaksi sabu-sabu.

Pengungkapan kasus narkotika berawal dari penangkapan tersangka Alfian, di Jalan Sidosermo. Saat digeledah, polisi menemukan satu poket sabu-sabu seberat 0,35 gram di dalam bungkus rokok yang dibeli dari tersangka Miftahkul.

Saat diperiksa polisi, tersangka Alfian mengaku membeli barang haram tersebut tersangka Miftakul seharga Rp 200 ribu. Dari keterangan itu, polisi langsung menyergap tersangka Miftahkul di rumah kostnya tanpa perlawanan.

Dari penggeledahan di rumah kos, polisi menyita barang bukti dua timbangan elektrik, yang digunakan untuk memecah sabu-sabu yang hendak dijual. Tersangka Mifthakul mengaku mendapat kiriman sabu dari seorang bandar dari dalam lembaga pemasyarakatan.

Menurut Kompol Masdawati Saragih, Kapolsek Wonocolo, pengiriman sabu-sabu itu menggunakan pola ranjau. Pengedar asal Desa Kebalandono, Babat, Lamongan itu mengaku belum setahun menjadi pengedar. Sepoket sabu-sabu, dijual Rp 200 ribu. Dalam empat hari, tersangka berhasil menjual satu gram sabu-sabu dan meraup untung mulai hingga Rp 500 ribu.

Akibat perbuatannya, tersangka miftahkul yang merupakan pengedar sabu-sabu dijerat pasal 111, 112, 113, 114 junto 132 undang-undang nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun hingga hukuman mati.

Sedangkan tersangka Alfian yang merupakan pengguna sabu-sabu, dijerat pasal 127, dengan ancaman maksimal empat tahun atau melakukan rehabilitasi. (pul)

Berita Terkait

Pengedar dan Pengguna Sabu Diringkus Usai Transaksi

Jadi Kurir, Seorang Wanita Selundupkan Sabu di Dalam Kemaluan

Warga Asal Tulungagung yang Menyelundupkan Sabu Ke Rutan Trenggalek Berhasil Diamankan
Berita Terpopuler
Pemkab Ancam Tutup Lagi Lokasi Wisata Yang Tidak Paruh Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  15 jam

Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Peristiwa  14 jam

Teka Teki Partai PPP di Pilkada Sumenep Belum Jelas
Pilkada  13 jam

Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Politik  22 menit



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber