Berita Terbaru :
Razia Kos, Petugas Amankan 3 Pasangan Bukan Suami Istri, Salah Satunya Seorang Pegawai Negeri
Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumahnya
Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan Disinfektan ke Kantor DPPKAD Ponorogo
Terekam CCTV, Kawanan Pengamen Gondol Motor di Minimarket
1 Pegawai Meninggal dan 12 Positif, Kantor Pajak Ponorogo Di-Lock Down
Jelang Pemungutan Suara, Pemprov Jatim Gelar Rakor Kesiapan Pilkada 9
Diduga Belum Berizin, Proyek Diamond Village Juanda Disoal Warga
Sisir 18 Desa, Polisi Lakukan Penyelidikan Lanjut Atas Kasus Penelantaran Bayi
Kasus Covid 19 Ponorogo Meningkat Signifikan
Tertimpa Dahan Pohon, Pengendara Motor Kritis
Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Balita Korban Terseret Air Bah Ditemukan Meninggal
Humas Pemkot Sanggah Walikota Malang Terpapar Covid-19
Banjir Bandang Surut Warga Bersih-Bersih
Jalur Pantura dan Rumah Warga Terendam Banjir Bandang
   

Pengedar dan Pengguna Sabu Diringkus Usai Transaksi
Metropolis  Selasa, 14-04-2020 | 21:10 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti dua timbangan dan sepoket sabu-sabu. Foto Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Tertangkap saat transaksi, pengedar dan pembeli sabu-sabu akhirnya dijebloskan ke dalam sel tahanan Polsek Wonocolo.

Pelaku Miftahkul Huda (24) pengedar sabu asal Jalan Nginden Jangkungan dan pembelinya Alfian Ardiansyah (23) warga jalan Panduk Panjang Jiwo, akhirnya meringkuk di Sel Tahanan Polsek Wonocolo. Keduanya ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Wonocolo seusai melakukan transaksi sabu-sabu.

Pengungkapan kasus narkotika berawal dari penangkapan tersangka Alfian, di Jalan Sidosermo. Saat digeledah, polisi menemukan satu poket sabu-sabu seberat 0,35 gram di dalam bungkus rokok yang dibeli dari tersangka Miftahkul.

Saat diperiksa polisi, tersangka Alfian mengaku membeli barang haram tersebut tersangka Miftakul seharga Rp 200 ribu. Dari keterangan itu, polisi langsung menyergap tersangka Miftahkul di rumah kostnya tanpa perlawanan.

Dari penggeledahan di rumah kos, polisi menyita barang bukti dua timbangan elektrik, yang digunakan untuk memecah sabu-sabu yang hendak dijual. Tersangka Mifthakul mengaku mendapat kiriman sabu dari seorang bandar dari dalam lembaga pemasyarakatan.

Menurut Kompol Masdawati Saragih, Kapolsek Wonocolo, pengiriman sabu-sabu itu menggunakan pola ranjau. Pengedar asal Desa Kebalandono, Babat, Lamongan itu mengaku belum setahun menjadi pengedar. Sepoket sabu-sabu, dijual Rp 200 ribu. Dalam empat hari, tersangka berhasil menjual satu gram sabu-sabu dan meraup untung mulai hingga Rp 500 ribu.

Akibat perbuatannya, tersangka miftahkul yang merupakan pengedar sabu-sabu dijerat pasal 111, 112, 113, 114 junto 132 undang-undang nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun hingga hukuman mati.

Sedangkan tersangka Alfian yang merupakan pengguna sabu-sabu, dijerat pasal 127, dengan ancaman maksimal empat tahun atau melakukan rehabilitasi. (pul)

Berita Terkait

Penyelundupan 500 Gram Sabu Di Lapas Kelas 1 Berhasil Digagalkan

Pengedar dan Pengguna Sabu Diringkus Usai Transaksi

Jadi Kurir, Seorang Wanita Selundupkan Sabu di Dalam Kemaluan

Warga Asal Tulungagung yang Menyelundupkan Sabu Ke Rutan Trenggalek Berhasil Diamankan
Berita Terpopuler
Satu Keluarga Terseret Air, Satu Bayi Belum Ditemukan
Peristiwa  7 jam

Banjir Bandang Genangi Jalan Propinsi Pengendara Nekat Terobos Arus Banjir
Peristiwa  6 jam

Laskar Sakera dan DPAC Barisan Kader Gus Dur Bantur Siap Amankan Pilkada dan Duk...selanjutnya
Politik  12 jam

Gunung Semeru Terus Keluarkan Guguran Lava
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Pojok Pitu

Tebing Dipadat Pemukiman Longsor, Rumah Warga Nyaris Ambruk
Pojok Pitu

Diguyur Hujan Lebat Satu Jam, Sejumlah Ruas Jalan Protokol Tergenang Banjir
Jatim Awan

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber