Berita Terbaru :
Tes Swab Kedua, 20 Pegawai Puskesmas Banyu Urip Dinyatakan Negatif
Kejari Tunggu Pelimpahan Tahap 2 Kasus Watu Dakon
Total 122 Karyawan Petrokimia Group Ditemukan Positif Covid 19
GPD Minta YKP Surabaya Dibubarkan
Ketua DPRD Sayangkan MPLS Tatap Muka SMPN 4
Kurang Hati-Hati Saat Bermain, Bocah 13 Tahun Jatuh ke Sumur
Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Penumpang Tewas di Dalam Bus, Evakuasi Dengan Protokol Covid-19
Petugas BPCB Eskavasi Struktur Bangunan Kaki Candi Kerajaan Kuno
Xenia Tabrak Warung Karena Sopir Berhalusinasi
Mobil Minibus Berisi Puluhan Jerigen BBM Terbakar di SPBU Pamekasan
Tak Tahan Dirawat, Pasien Covid-19 Pilih Kabur
Liga 1 Restart, Madura United Pastikan Tetap Berkandang di Pulau Garam
Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Meminimalisir Tatap Muka, MPLS Dengan Sistem Drive Thru
   

Cegah Corona, Perbatasan Wilayah Daerah Mulai Diperketat Antisipasi Lonjakan Pemudik
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 11-04-2020 | 02:12 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Bentuk pencegahan virus corona covid 19, sejumlah titik perbatasan di daerah Kabupaten Situbondo, mulai diperketat. Pemerintah daerah, salah satunya dengan melakukan penjagaan siaga dengan melibatkan tim medis warga akan dicek suhu dan dilakukan pendataan.

Untuk mengantisipasi adanya lonjakan mudik dari DKI Jakarta dan daerah berstatus zona merah, Forkopimda Kabupaten Situbondo mulai memperketat perbatasan wilayah. Ada lima titik posko di jalur pantura Surabaya-Bali dijaga petugas kesehatan hingga waktu 24 jam.

Satu persatu jenis kendaraan akan dilakukan pengecekan, terutama diprioritaskan kendaraan dengan plat nomor luar kabupaten. Pengendara akan dilakukan pengecekan kesehatan oleh tim medis, dengan cara pegecekan suhu badan.

AKBP Sugandi, Kapolres Situbondo, menjelaskan, selain dilakukan pengecekan suhu badan, pengendara juga akan disemprot oleh cairan disinfektan alami. "Petugas medis juga mendata secara lengkap pengendara, dengan tujuan untuk mempermudah melakukan traking pencegahan covid 19," jelasnya.

Sementara, Yoyok Mulyadi , Wakil Bupati Situbondo, jika ditemukan ada suhu badan di atas 37 derajat celcius, maka otomatis pengendara akan dilakukan karantina selama 14 hari di lokasi karangtina yang telah disediakan Pemkab Situbondo.

"Kami meminta agar masyarakat yang berada di luar kota agar menunda untuk melakukan mudik," jelas Yoyok Mulyadi.m (yos)



Berita Terkait

Jelang PSBB, Organda Kota Malang Pertanyakan Bansos Dari Pemkot

Cegah Corona, Perbatasan Wilayah Daerah Mulai Diperketat Antisipasi Lonjakan Pemudik

Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja

Belum Ada Daerah di Jatim yang Menerapkan PSBB
Berita Terpopuler
Pemkab Ancam Tutup Lagi Lokasi Wisata Yang Tidak Paruh Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  16 jam

GPD Minta YKP Surabaya Dibubarkan
Hukum  1 jam

Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Peristiwa  15 jam

Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Politik  2 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber