Berita Terbaru :
DPRD : Jika Tak Kondusif, Sunday Market Harus Ditutup Kembali
Kisah Pilu Penjual Tempe, Distigma Negatif Akibat Data Rapid Tes Bocor
Terkendala Konversi Mata Uang, Calon Jemaah Dihimbau Tak Tarik Setoran di BPKH
Dewan Harap New Normal Kembali Geliatkan Perekonomian Masyarakat
Razia Masker, Petugas Temukan Pengendara Tak Memakai Masker
Jadwal Baru MotoGP 2020 Diharapkan Rampung Sebelum Akhir Juli
Dengan Protokol Ketat Santri Ponpes Zainal Hasan Genggong Kembali ke Pesantren
Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Penjual Perlengkapan dan Oleh-Oleh Haji Terancam Rugi Puluhan Juta
TNI Polri Salurkan Puluhan Ton Beras Terhadap Warga yang Luput Bantuan Pemerintah
Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
   

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Pantura  Jum'at, 10-04-2020 | 10:46 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Puluhan rumah warga desa Sumbergede, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, terendam banjir akibat meluapnya sungai kerjo, pasca hujan deras yang mengguyur wilayah setempat, sejak sepekan terakhir.

Banjir akibat meluapnya sungai kerjo ini merendam sedikitnya 30 rumah warga RT 9 dan 10 Desa Sumbergede, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro.  Genangan air setinggi 40 hingga 60 centimeter, merendam rumah-rumah warga, warung, toko dan gudang penggilingan padi yang berada dekat dengan bantaran sungai.

Warga mengaku banjir yang melanda lingkungan mereka ini sudah terjadi sejak 2 hari lalu dan belum surut hingga saat ini. Kondisi ini cukup membuat mereka resah, lantaran tak dapat menjalankan aktifitas secara normal.

Bahkan karena khawatir banjir terus meningkat, beberapa barang dan perobatan, terpaksa di taruh ke tempat yang lebih tinggi agar terhindar dari banjir. 

Salah satu warga, Kastiah, menuturkan, saat musim penghujan seperti ini daerahnya memang kerap dilanda banjir. Bahkan selama sepekan terakhir banjir sudah datang dua kali.  "Beda dengan banjir sebelumnya, kali datang lebih besar hingga menggenangi rumah sekaligus warung kopi sederhana saya," jelas Kastiah.

Selain merendam puluhan rumah, banjir juga menutup akses jalan masuk desa sehingga makin menghambat, serta mempersulit warga untuk menjalankan aktifitas sehari-hari, baik untuk bekerja keluar, maupun masuk desa.

Tak hanya melumpuhkan perekonomian warga. banjir luapan sungai kerjo ini, juga merendam kurang lebih 40 hektar tanaman padi, milik para petani setempat.

Padi yang rata-rata sudah mendekati masa panen kini terancam puso, karena rusak terlalu lama terendam banjir. Para petani setempat pun hampir dipastikan harus menanggung kerugian yang cukup besar mencapai ratusan juta rupiah. (yos)

Berita Terkait

Banjir Rendam Jalan Utama Penghubung Dua Kecamatan Bojonegoro

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir

Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Berita Terpopuler
Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  11 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  8 jam

Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Peristiwa  7 jam

TNI Polri Salurkan Puluhan Ton Beras Terhadap Warga yang Luput Bantuan Pemerinta...selanjutnya
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber