Berita Terbaru :
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
DPUPR Klaim Proyek Sambungan Perpipaan Beda Dengan Program PDAM
Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Hilang Kendali, Truk Boks Tabrak Pohon Hingga Terguling
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos
Sidak Protokol Kesehatan di Pasar Hewan, Puluhan Pembeli dan Penjual Dirapid Test
Kantor Bank Jatim Cabang Bojonegoro Tutup 3 Hari Akibat Pegawai Positif Covid -19
Tuntut Ganti Rugi, Pemilik Kios Pasar Baru Lurug Pemkab
Satu Guru Terpapar Covid-19, SMKN 1 Bojonegoro Kembali Belajar Daring
Kenalan di Medsos, Kakek Satu Cucu Perkosa Pelajar di Rumahnya Sendiri
Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Kasus Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Polri Tak Beri Izin Liga 1
Empat Pemain Persebaya Positif Covid 19
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas Covid 19
   

Polda Jatim Gelar Video Conference Evaluasi Penanganan Percepatan Covid 19
Metropolis  Kamis, 09-04-2020 | 18:36 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, Polda Jatim pada Kamis (9/4) pagi tadi mengelar video conference dengan jajaran seluruh Forpimda di Jatim, dalam rangka evaluasi penanganan percepatan covid 19 yang berlangsung tertutup.

Hasil video conference, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, memastikan tidak ada Kabupaten, Kota di Jatim yang menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), sedangkan Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, menegaskan tidak ada larangan mudik.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, menuturkan, video conference ini rutin dilakukan sebagai evaluasi penanganan percepatan covid 19, hasil dari video conference kali ini dengan seluruh jajaran forpimda Kabupaten, Kota se Jatim adalah pentingnya penangganan di lini paling bawah.

"Yakni di tingkat RT atau desa dan itu lebih efektif misal dengan setiap desa menyiapkan layanan observasi yang dijadikan tempat observasi untuk kalangan yang datang dari liar wilayah tersebut," jelas Khofifah.

Gubernur perempuan pertama ini menuturkan, selain itu pihaknya juga memastikan tidak ada daerah di surabaya yang menerapkan PSBB, begitu juga Surabaya dan Kota Malang tidak menerapkan itu.

Sementara itu Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, menuturkan Polda Jatim sudah mendirikan 114 posko pelayanan mudik dan penanganan covid 19, dan di posko ini ada fasilitas observasi.

"Posko ini bertugas melakukan pemeriksaan pada para pemudik, bahkan di pintu-pintu masuk ada rapid test, dan jika ada pemudik yang terindikasi covid 19 maka akan langsung dilakukan observasi," jelas Kapolda Jatim

Irjen Pol Luki Hermawan menegaskan, Jatim tidak menerapkan larangan untuk mudik, namun melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir penyebaran covid 19.

Berita Terkait

Polda Jatim Gelar Video Conference Evaluasi Penanganan Percepatan Covid 19

DPRD Kabupaten Ngawi Alihkan Kegiatan Rapat Dengan Sistem Elektronik

Bupati Ngawi Terapkan Sistem e-Meeting Pada OPD
Berita Terpopuler
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Peristiwa  7 jam

Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Peristiwa  5 jam

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Peristiwa  9 jam

Warga Pesisir Jember Tak Terpengaruh Isu Tsunami
Peristiwa  18 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber