Berita Terbaru :
Ratusan Seniman Mengelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Balaikota Surabaya
Begini Kronologis Warga Ponorogo Terkena OTT Kejaksaan
Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Jangan Dibuang, Buktikan 3 Manfaat Teh Celup Untuk Kecantikan Kulit
Bunga Monstera Diburu Penggemar Tanaman Hias
Tak Ingin Lagi Didiskriminasi, Sopir Angkot Hingga Guru SMP Swasta Dukung Machfud Arifin Walikota
SKB CPNS Akan Diselenggarakan Oktober Mendatang
Selama 1 Bulan, 2.296 Masyarakat Bojonegoro Ikuti Rapit Test Gratis
Bantu Siswa Belajar Daring, Kelurahan Siapkan Wifi Gratis
Angka Pelangar Lalu Lintas di Sumenep Meningkat, Salah Satunya Pengendara di Bawah Umur
Reskrim Polsek Bantur Ringkus Jaringan Pengedar Sabu
Khozanah Akan Legowo Jika Tak Dapat Rekom PKB
Tak Penuhi Protokol Kesehatan, THM Dilarang Buka
Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
   

Polda Jatim Gelar Video Conference Evaluasi Penanganan Percepatan Covid 19
Metropolis  Kamis, 09-04-2020 | 18:36 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, Polda Jatim pada Kamis (9/4) pagi tadi mengelar video conference dengan jajaran seluruh Forpimda di Jatim, dalam rangka evaluasi penanganan percepatan covid 19 yang berlangsung tertutup.

Hasil video conference, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, memastikan tidak ada Kabupaten, Kota di Jatim yang menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), sedangkan Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, menegaskan tidak ada larangan mudik.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, menuturkan, video conference ini rutin dilakukan sebagai evaluasi penanganan percepatan covid 19, hasil dari video conference kali ini dengan seluruh jajaran forpimda Kabupaten, Kota se Jatim adalah pentingnya penangganan di lini paling bawah.

"Yakni di tingkat RT atau desa dan itu lebih efektif misal dengan setiap desa menyiapkan layanan observasi yang dijadikan tempat observasi untuk kalangan yang datang dari liar wilayah tersebut," jelas Khofifah.

Gubernur perempuan pertama ini menuturkan, selain itu pihaknya juga memastikan tidak ada daerah di surabaya yang menerapkan PSBB, begitu juga Surabaya dan Kota Malang tidak menerapkan itu.

Sementara itu Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, menuturkan Polda Jatim sudah mendirikan 114 posko pelayanan mudik dan penanganan covid 19, dan di posko ini ada fasilitas observasi.

"Posko ini bertugas melakukan pemeriksaan pada para pemudik, bahkan di pintu-pintu masuk ada rapid test, dan jika ada pemudik yang terindikasi covid 19 maka akan langsung dilakukan observasi," jelas Kapolda Jatim

Irjen Pol Luki Hermawan menegaskan, Jatim tidak menerapkan larangan untuk mudik, namun melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir penyebaran covid 19.

Berita Terkait

Polda Jatim Gelar Video Conference Evaluasi Penanganan Percepatan Covid 19

DPRD Kabupaten Ngawi Alihkan Kegiatan Rapat Dengan Sistem Elektronik

Bupati Ngawi Terapkan Sistem e-Meeting Pada OPD
Berita Terpopuler
Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  1 jam

Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  1 jam

Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
Pilkada  12 jam

Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber