Berita Terbaru :
Kisah Pilu Penjual Tempe, Distigma Negatif Akibat Data Rapid Tes Bocor
Terkendala Konversi Mata Uang, Calon Jemaah Dihimbau Tak Tarik Setoran di BPKH
Dewan Harap New Normal Kembali Geliatkan Perekonomian Masyarakat
Razia Masker, Petugas Temukan Pengendara Tak Memakai Masker
Jadwal Baru MotoGP 2020 Diharapkan Rampung Sebelum Akhir Juli
Dengan Protokol Ketat Santri Ponpes Zainal Hasan Genggong Kembali ke Pesantren
Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Penjual Perlengkapan dan Oleh-Oleh Haji Terancam Rugi Puluhan Juta
TNI Polri Salurkan Puluhan Ton Beras Terhadap Warga yang Luput Bantuan Pemerintah
Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
   

Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 07-04-2020 | 01:16 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Dalam menghadapi gelombang kedatangan pemudik, Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, siapkan hotel hingga gedung sekolah untuk para pemudik yang datang ke Kabupaten Probolinggo. Nantinya pemudik wajib dikaratina selama 14 hari sebelum sampai ke kampung halaman.

Pemerintah Kabupaten Probolinggo, benar-benar ingin wilayahnya aman dari zona merah, sampai saat ini warga yang positif virus korona masih zero. Menghadapi gelombang kedatangan pemudik, Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, melakukan beberapa strategi, salah satunya menyiapkan hotel dan gedung sekolah untuk mengkarantina pemudik selama 14 hari. Tidak tanggung-tanggung, tempat isolasi ini berada di 24 kecamatan.

Jadi jika datang ke Probolinggo pada saat mudik lebaran ini, pemudik tidak seenaknya langsung pulang ke kampung halaman masing-masing, tapi harus dikarantina selama 14 hari. Salah satu tempat untuk mengkarantina pemudik, yakni hotel sari indah, di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending. Nantinya pemudik akan menempati kamar-kamar ini dan setiap hari diperiksa kesehatannya.

"Langkah karantina pemudik ini merupakan langkah terakhir jika warga tetap pulang kampung. Selain diperiksa kesehatan secara teratur, juga akan mendapat jatah makan 3 kali sehari," jelas Puput Tantriana Sari.

Setidaknya ada beberapa hotel yang akan digunakan isolasi karantina mandiri, terutama di perbatasan dengan kabupaten tetangga. "Jika nanti gelombang pemudik terus bertambah, pemerintah akan gunakan gedung-gedung sekolah, baik gedung SD maupun gedung SMP," ujarnya.

Arifin, manager hotel sari indah, tidak mempermasalhkan hotelnya dijadikan tempat karantina. Apalagi ditengah wabah covid 19 ini.

Kabupaten Probolinggo sendiri, saat ini dikepung 3 kabupaten tetangga yang warganya positif virus corona. Data hingga Minggu (5/4) malam, jumlah orang dalam pemantauan sebanyak 245 orang, 35 orang selesai dipantau. Pasien dalam pengawasan sebanyak 6 orang, pasien positif masing kosong. (yos)

Berita Terkait

Jumlah Warga Isolasi di Desa Jati Waru Bertambah 509 Jiwa

Tenaga Kesehatan Diisolasi, Warga Resah

25 Tenaga Kesehatan Terpapar Covid 19

Hotel Luncurkan Promo Isolasi Mandiri
Berita Terpopuler
Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  10 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  7 jam

Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Peristiwa  6 jam

TNI Polri Salurkan Puluhan Ton Beras Terhadap Warga yang Luput Bantuan Pemerinta...selanjutnya
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber