Berita Terbaru :
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang Kembali Sampai 9 Juni 2020
Pakar Komunikasi Unair Menilai PSBB Kurang Efektif
Akhir PSBB Tahap Dua, Jumlah Pelanggaran Masih Tinggi
Kabar Gembira, 17 Dari 77 Pasien Corona di Kabupaten Probolinggo Sembuh
Ibu Ini Ngamuk Ngamuk Jalannya Diportal, Begini Ceritanya
Data Terbaru Kasus Covid 19 Masih Ada Tambahan 479 Orang
Wisatawan Dipinggir Jalan Pacet Cangar Dibubarkan Petugas
Tidak Pernah Putus Asa, 17 Tahun Kiai Ini Berdakwah Tanpa Jamaah
Selama Lebaran Terminal Bayuangga Lumpuh
Jumlah Kasus Positif Covid 19 Ponorogo 24 Orang, Yang 8 Sudah Sembuh
Warga Binaan Lapas Wanita Silaturahmi Secara Virtual
Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Warga Serbu Amplop Lebaran Yang Dipasang di Pagar Rumah
Jamaah Thoriqah Syatariyah Shalat Ied Hari Ini
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
   

Cegah Corona, Kades Sisir Home Industri Tanpa Masker
Tapal Kuda Dan Madura  Senin, 06-04-2020 | 13:00 wib
Reporter : Ali Muhdor
Sampang pojokpitu.com, Gerakan memutus rantai penyebaran covid-19, terus dilakukan secara masif petugas dan satgas hingga ditingkat desa. Seperti di Sampang Madura- Jawa Timur. Kepala desa bersama Babinsa TNI dan Babin Kamtibmas Polri, menyisir tempat usaha home industri yang pekerjakan warganya tanpa masker.

Seperti saat rombongan kepala desa  bersama sejumlah pemuda desa dan TNI, Polri, yang sempat mengejutkan sejumlah ibu ibu pekerja sarang walet.

Setelah memberikan pemahaman dan penjelasan terkait langkah langkah pencegahan virus  covid -19,  tim satgas tingkat desa ini membagikan masker  gratis  kepada para pekerja dan warga di sekitar.

Pemberian masker ini dilakukan satgas covid19 Desa Jrengoan, lantaran banyaknya laporan masyrakat tentang minimnya penggunaan masker oleh warga, khususnya para pekerja industri rumahan.

Menurut Ika, salah satu pekerja, pembagian masker gratis ini dinilai sangat efektif  untuk langkah pencegahan. Sebab hampir 40 persen warga desanya yang  merantau di kota besar seperti Surabaya dan Jakarta  mulai pulang kampung.

Menurut Kepala Desa Jranguan, H. Mustofa, pembuatan masker tersebut merupakan inisiatif desa yang di buat secara gotong - royong dengan melibatkan relawan pemuda dan penjahit di desanya.

Selain itu, tim desa juga menghimbau kepada warganya untuk melaporkan kedatangan keluarganya yang baru  pulang dari perantauan ke puskesmas setempat. Pemudik diharapkan mengisolasi diri selama 14 hari untuk tidak keluar rumah terlebih dahulu. (yos) 







Berita Terkait

Walikota Sisir Pasar Imbau Pedagang-Pengunjung Wajib Bermasker

Tak Pakai Masker Dilarang Masuk ke Pasar

Petugas Merazia Pengendara yang Tidak Memakai Masker

Pasar Sono Buduran Rawan Penyebaran Virus Covid 19, Banser Bagikan Masker
Berita Terpopuler
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Covid-19  5 jam

Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  7 jam

Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Peristiwa  3 jam

Akhir PSBB Tahap Dua, Jumlah Pelanggaran Masih Tinggi
Metropolis  39 menit



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber