Berita Terbaru :
Pandemi Covid Berimbas Penjualan Janur di Lamongan
Pasca Lebaran Harga Daging Meroket Capai Rp 140 Ribu Per Kilo
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Laka Laut Kapal Penyebrangan Pulau Gili Ketapang, Muatan Ikan Tenggelam
Drainase Jelek, Pabrik PSI Disidak Bupati
Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
LPT Unair Berhenti Layani Pemeriksaan Spesimen 14 Hari Ke Depan
Terseret Banjir Kali Lamong Dua Orang Meningal Dunia
Puluhan Warga Surabaya Serukan Aksi Tolak PSBB Jilid 3
New Normal Tak Pengaruhi Pembelajaran Praktikum Mahasiswa FK
Pemkot Bantah Cuitan Viral Seorang Dokter di Twitter
Tim Labfor Olah TKP Lokasi Kejadian Tewasnya 2 Bocah Dalam Mobil
Peduli Terhadap Warga yang Terdampak Pandemi Dengan Sediakan Lapak Gratis
Perketat Arus Balik Polda Jatim Sekat Perbatasan
Rumah Sakit Darurat Siap Difungsikan
   

Masya Allah, Karangan Bunga Daeng Beta Seratusan. Iki Tanda Khofifah Wong Gedhe
Opini  Minggu, 05-04-2020 | 12:10 wib
Reporter : Lia Istifhama
pojokpitu.com, KH Masykur Hasyim menyampaikan hal tersebut pada Januari 2014 ketika H. Indar Parawansa berpulang ke Rahmatullah. Hal ini seperti yang dikisahkan oleh Lia Istifhama, putri bungsu dari pasangan KH Masykur Hasyim dengan Hj. Aisyah.

"Beliau sangat takjub dengan penghormatan yang diberikan pada Om Daeng saat itu. Kemudian sekarang, ketika ayah kami berpulang, hal tersebut diperlihatkan lagi pada kami. Karangan bunga dihitung sampai 125 buah memenuhi gang-gang di pemukiman Jemurwonosari ini. Alhamdulillah yang takziyah maupun mengantar ke pemakaman pun di luar pikiran kami karena kami sangat memaklumi situasi social distancing saat ini. Kami sangat yakin, kepergian ini merupakan kepergian yang menjadi impian beliau, dan tentu kita semua pada umumnya," ujar sosok yang digadang-gadang akan mewarnai Pilwali Surabaya mendatang.

Istri dari Arief Fauzi tersebut juga menambahkan kisah tentang impian dari tokoh senior Nahdliyin dan PPP yang belum terwujud.

"Beliau itu, kadang kalau ngobrol sama saya, suka nukil hadis, juga mengkaitkan dengan kisah sahabat nabi ataupun perjuangan ulama NU. Nah, kalau sudah gitu, kadang saya kasih kertas dan bulpen untuk beliau. "Ayah ditulis saja, hadis apa, kisah sahabat nabi yang mana. Nanti kapan-kapan aku tulis sama temenku. Tak buatkan buku". Karena saya sendiri di rumah kan tidak bisa memiliki waktu cukup untuk mencerna semua ilmu beliau. Tapi beliau habis nulis dikit, terus kertasnya selalu ketlisut sebelum dikasih ke saya. Yah, kalau bilang geloh, pasti geloh. Tapi gimana lagi. Yang jelas ilmu beliau Insya Allah telah disaksikan banyak orang jadi sekarang saya ingin banget mengumpulkan semua kisah dari para sahabat beliau. Alhamdulillah, cak Yusuf (ketua NU Care Lazisnu Surabaya) ternyata memiliki niatan sama. Jadi gayung bersambut," ujarnya.

Ditanya siapa tokoh pejuang Islam yang sering disebut ayahnya semasa hidup, Lia menjawab singkat.

"Beliau sangat kagum dengan sosok Bilal, sang muadzin sahabat tersayang Rasulullah, dan paman nabi, Hamzah bin Abdul Mutholib. Kalau saya cerna sekarang, beliau sangat meneladani sosok yang sabar, berani memperjuangkan Islam, dan teguh dalam menjaga iman. Selain itu, beliau sangat mengagumi Syekh Ahmad Al Bushiri, yang menulis sholawat Burdah, pujian pada Rasul. Alasan beliau mengagumi mereka semua, tak lain wujud bahwa beliau sejatinya sangat mencintai karakter Rasulullah," pungkasnya.(end)

Berita Terkait

Masya Allah, Karangan Bunga Daeng Beta Seratusan. Iki Tanda Khofifah Wong Gedhe
Berita Terpopuler
Klaster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Covid-19  6 jam

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Peristiwa  3 jam

Petugas Check Point Amankan Pengendara Motor Nekat Masuk Jalan Tol
Peristiwa  8 jam

Jokowi Minta Tambahkan Personil TNI Polri Untuk Turunkan Kurva Covid 19 di Jatim...selanjutnya
Covid-19  7 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber