Berita Terbaru :
Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Penumpang Tewas di Dalam Bus, Evakuasi Dengan Protokol Covid-19
Petugas BPCB Eskavasi Struktur Bangunan Kaki Candi Kerajaan Kuno
Xenia Tabrak Warung Karena Sopir Berhalusinasi
Mobil Minibus Berisi Puluhan Jerigen BBM Terbakar di SPBU Pamekasan
Tak Tahan Dirawat, Pasien Covid-19 Pilih Kabur
Liga 1 Restart, Madura United Pastikan Tetap Berkandang di Pulau Garam
Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Meminimalisir Tatap Muka, MPLS Dengan Sistem Drive Thru
Kalau Zona Merah, Sebaiknya Salat Idul Adha Ditiadakan
Menkes Akan Berkantor di Jatim Setiap Akhir Pekan, Ini Penyebabnya
Begini Gejala Awal Hingga Rudy Ermawan Yulianto Meninggal Dunia
Beda Aerosol dan Droplet, Pahami Penularan Virus Korona Lewat Udara
Bahas Perkantoran Tak Andalkan AC untuk Cegah Covid-19 Lewat Udara
Bupati Akan Tingkatkan Pertanian Pariwisata Untuk Pulihkan Ekonomi Kabupaten Malang
   

Ini Alasan Penting Tidur Cukup Bagi Penderita Diabetes
Life Style  Sabtu, 04-04-2020 | 20:04 wib
Reporter :
Diabetes. Ilustrasi. Foto Healthaim
Surabaya pojokpitu.com, Selain menjaga pola makan dan kadar gula yang dikonsumsi setiap harinya, kualitas tidur juga menjadi salah satu hal yang perlu diingat oleh penderita diabetesi. Menjaga pola tidur penderita diabetes tak kalah penting dengan menjaga asupan gula.

Tidur Cukup Penting untuk Penderita Diabetes

Tidur memegang peranan penting untuk aktivitas fisiologis dalam tubuh terkait metabolisme. Karenanya, banyak studi yang menghubungkan pola tidur dengan risiko penyakit diabetes.

Pola tidur ini bisa memengaruhi produksi hormon, salah satunya yang mengatur nafsu makan. Kontrol makan yang buruk tentu sangat berbahaya bagi penderita diabetes.

Artinya, ia jadi kesulitan dalam mengontrol pola diet untuk menjaga kadar gula darah agar stabil. Seperti yang kita tahu, pengobatan diabetes meliputi perubahan pola diet dan obat-obatan antidiabetes.

Salah satu studi yang dilakukan di Jepang pada 2013 mengemukakan, penderita diabetes tipe 2 dengan durasi tidur kurang dari 4,5 jam atau lebih dari 8,5 jam per hari memiliki kadar HbA1c yang lebih tinggi, ketimbang mereka yang durasi tidurnya normal yaitu 6,5-7,4 jam per hari.

Kadar HbA1c merupakan parameter untuk menilai baik dan buruknya kontrol gula darah penderita diabetes selama tiga bulan terakhir.

Hubungan sebab akibat antara kualitas tidur dan kontrol gula darah memang belum bisa dipastikan. Tetapi, para pakar beranggapan bahwa durasi waktu tidur yang singkat dan kualitas tidur yang kurang akan memicu perubahan metabolisme di dalam tubuh.
Ini berdampak buruk bagi mereka dengan penyakit metabolik.

Karena itu, sangatlah penting untuk menjaga pola tidur, baik bagi mereka yang sehat ataupun menderita diabetes. Tidak hanya durasinya yang perlu diperhatikan, tapi kualitasnya juga penting.

Durasi tidur yang baik berkisar antara 6-8 jam per hari. Lalu, mengikuti jam biologis manusia pada umumnya yaitu tidur malam hingga pagi, bukan sebaliknya.(FR/RPA/klikdokter)


Berita Terkait

Diabetes Tidak Bisa Disembuhkan, Kontrol dengan 5 Cara ini

Ini Alasan Penting Tidur Cukup Bagi Penderita Diabetes

Inilah Gejala Diabetes yang Sering Diabaikan

Manfaat Pepaya Bagi Penderita Diabetes
Berita Terpopuler
Pemkab Ancam Tutup Lagi Lokasi Wisata Yang Tidak Paruh Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  14 jam

Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Peristiwa  13 jam

Teka Teki Partai PPP di Pilkada Sumenep Belum Jelas
Pilkada  12 jam

Tak Tahan Dirawat, Pasien Covid-19 Pilih Kabur
Malang Raya  1 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber