Berita Terbaru :
Sidang Pelanggar Protokol Kesehatan Mulai Diberlakukan, Pelanggar Harus Membayar Denda
Operasi Masker Dengan Sanksi Sosial Masih Diterapkan
Kampanyekan Gebrak, Polres Bojonegoro Bagikan 20 Ribu Masker
Menjaga Tradisi Warga Gelar Lomba Layang Layang
Pendeta Cabuli Anak Bawah Umur Divonis 10 Tahun Penjara
Sedot Duit Debitur Rp 2,1 M Untuk Keperluan Judi, Karyawan BRI Diborgol Jaksa Tipikor
Aktivis Forum Kota Gresik Demo Di depan Pintu Masuk JIIPE
Demo Pemain Seni Jaranan, Diwarnai Aksi Kesurupan
500 Guru se-Surabaya Jalani Tes Swab
Gubernur Jatim Lantik Teno Jadi Walikota Pasuruan
Satu Tersangka Terpapar Covid 19, Seluruh Pegawai BNNK Kota Mojokerto Jalani Tes Swab
15 Pegawai Rumah Sakit Swasta di Lamongan Terinfeksi Covid 19
Tidak Hanya Untuk SD - SMP, Siswa PAUD dan TK Bakal Kebagian Kuota Gratis
Gus Muhdlor Ali Galang Dukungan Kaum Milenial
Operasi Yustisi di Pasar Tradisional Berstatus Zona Merah, Petugas Amankan Belasan Pelanggar
   

Warga Tetap Protes Kendaraan Berat Mengaspal di Jalan Raya Munggut
Mataraman  Sabtu, 04-04-2020 | 16:00 wib
Reporter : Tova Pradana
Sejumlah warga Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mengaku keberatan karena semakin padatnya arus lalu lintas dan menjadi rawan terjadi kecelakaan. Foto: Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Imbas dari pembatasan jalan masuk ke wilayah Kota Madiun, menyebabkan kendaraan besar harus memutar lewat Jalan Raya Munggut.

Berdasarkan pantauan dilokasi, dampak pengalihan arus jalan nasional di Kota Madiun, bagi kendaraan besar bertonase lebih 10 ton ke arah Jalan Raya Munggut, membuat arus lalu lintas yang sebelumnya landai lancar menjadi ramai.

Jono salah seorang warga Kelurahan Munggut , Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun mengaku resah dan khawatir.Sebab jalan milik kabupaten tersebut terbilang tidak layak untuk dilalui kendaraan berat bertonase melebihi 10 ton. Apalagi sepanjang jalan raya munggut terdapat 2 jembatan yang usianya sudah tua. Sehingga jika ruas jalan sepanjang 1 kilometer dan lebar 6 meter tersebut terus dilewati oleh kendaraan berat, maka dikawatirkan warga menjadi berbahaya.

Diketahui, sejak diberlakukannya pengalihan arus lalu lintas pada hari Rabu lalu, sejumlah kejadian kabel yang melintang di Jalan Munggut putus akibat tersangkut. Hal ini seharusnya bisa menjadi pertimbangan oleh pemerintah daerah dalam mengambil sebuah kebijakan.(pul)





Berita Terkait

Warga Keluhkan Sebanyak 13 Meteran Listrik Dipasang Secara Liar

Diduga Rekomendasi Partai Tidak Jelas, Warga Tuntut Bakal Calon Bupati Mundur Pencalonan

Kelompok Masyarakat Deklarasi Tolak KAMI di Surabaya

Ratusan Warga Desa Sidokerto Buduran Demo Menuntut Kaur Kesra Diturunkan Dari Jabatanya
Berita Terpopuler
Sedot Duit Debitur Rp 2,1 M Untuk Keperluan Judi, Karyawan BRI Diborgol Jaksa Ti...selanjutnya
Hukum  5 jam

Bus Sugeng Rahayu Tabrak Pohon, 4 Terluka
Peristiwa  9 jam

Demo Ricuh, Pemasok Kayu Tagih Hutang Miliaran Rupiah Kepada Bondowoso Indah Pl...selanjutnya
Peristiwa  8 jam

Bacok Polisi, Satreskoba Tembak Mati Dua DPO Narkoba
Metropolis  11 jam



Cuplikan Berita
Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Gudang Mebel dan Dua Rumah Hangus Terbakar
Pojok Pitu

Ratusan Driver Online Unjuk Rasa dan Sweping Rekan
Jatim Awan

KPU Surabaya Segera Publikasikan DPS Pada Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber