Berita Terbaru :
Ada Satu Peserta Pelantikan Kepala Sekolah dan Petugas Pengawas Meninggal Dari Mojokerto
Pemerintah Putuskan Ibadah Haji Tahun Ini Batal
Pemerintah Belum Buka Fasilitas Belajar Mengajar Juli Ini
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo Temukan Cluster Baru Kecamatan Taman Sidoarjo
Kisah Nenek Berusia 105 Tahun Sembuh Dari Covid 19
Eka Eki
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Kapolda Kunjungi Kampung Tangguh di Lamongan
Alhamdulillah, 42 Persen Pasien Covid-19 di Tulungagung Telah Sembuh
Total Pasien Sembuh di Jatim Tembus 699 Orang
Sistem Zonasi Akan Diterapkan Per Wilayah Kabupaten Kota
Meski Di Tengah Pandemi, Kanim Selesaikan Ribuan Paspor Haji
PT KAI Daop 8 Surabaya Rumuskan Pedoman Antisipasi New Normal
Terminal Kertonegoro Ngawi Mati Suri
Aduh Uber Menghancurkan Ribuan Sepeda Listrik, Kenapa?
   

Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Metropolis  Sabtu, 04-04-2020 | 12:10 wib
Reporter : Dewi Imroatin,
Pasar Kapasan Surabaya. Foto Aris Rahmadani
Surabaya pojokpitu.com, Penutupan Pasar Kapasan Surabaya menuai protes keras dari wakil rakyat di DPRD Surabaya. Bahkan Komisi B DPRD Surabaya meminta penundaan penutupan pasar, dikarenakan hingga detik ini belum ada hasil tes yang menunjukan yang diduga terkonfirmasi covid 19 positif terjangkit.

John Thamrun Anggota Komisi B DPRD Surabaya mendatangi langsung Pasar Kapasan Surabaya. Politisi dari Fraksi PDIP ini menegaskan, meminta PD Pasar Surya melakukan penundaan penutupan Pasar Kapasan, dikarenakan orang yang diduga terkonfirmasi belum ada hasil tes positif covid 19. "Yang bersangkutan memang dalam posisi sakit panas-dingin dan memiliki sakit bawaan yakni diabetes, dan yang bersangkutan sudah melakukan isolasi diri di rumah sakit sejak 2 minggu yang lalu, dan hingga detik ini belum ada hasil terkonfirmasi positif covid 19," kata John Thamrun.

John Thamrun menegaskan, penutupan Pasar Kapasan ini dilakukan secara sepihak, tanpa ada latar belakang hasil lab positif covid 19. Untuk itu pihaknya mendesak penundaan dan mencabut surat penutupan tersebut, sampai ada hasil lab yang bersangkutan positif covid 19.

John Thamrun yakin, penutupan Pasar Kapasan akan mempengaruhi ekonomi ribuan pedagang yang butuh menghidupi keluarganya. "Harusnya PD Pasar tidak asal melakukan penutupan, tapi ada dasar kuat, dan sudah ada hasilnya terkonfirmasi positif covid 19," tambah John Thamrun.

Seperti yang diberitakan, Pemkot Surabaya melalui PD Pasar Surya mengeluarkan surat pemberitahuan penutupan sementara Pasar Kapasan, Surabaya dikarenakan ada satu orang yang terkonfirmasi covid 19. Namun pedagang pasar kapasan menolak penutupan Pasar Kapasan, dikarenakan akan berdampak pada ekonomi. Bahkan para pedagang khawatir akan bangkrut.(pul)




Berita Terkait

Pasar Kapasan Surabaya Dibuka Mulai Sabtu Pagi

Setelah 14 Hari Ditutup, Pasar Kapasan Akan Dibuka Besok

Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penundaan Penutupan

Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Berita Terpopuler
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Peristiwa  2 jam

Kapolres Malang Siapkan 1.295 Personil Untuk New Nomral Life
Malang Raya  13 jam

Terminal Kertonegoro Ngawi Mati Suri
Peristiwa  7 jam

Peringati Hari Lahirnya Pancasila, Aktifis PA GMNI Lakukan Tabur Bunga di TMP
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber